Breaking News:

Berita Pendidikan

Mendikbud Muhadjir Pastikan Tarik Buku Kelompokkan NU Organisasi Radikal, Kasek Ngaku Masih Belum

Mendikbud Muhadjir Effendy Pastikan Tarik Buku yang Kelompokkan NU Organisasi Radikal, Kasek: Sampai Saat ini Masih Belum.

Kompas.com
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy, saat berkunjung ke SDN Mangliawan I, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan langsung mereaksi cepat protes mengenai isi buku Tematik 7 "Peristiwa Kebangsaan Masa Penjajahan" kelas 5 SD.

Mendikbud Prof Dr Muhadjir Effendy MAP menyatakan, pihaknya akan segera menarik buku yang memicu kontrovesi dan polemik tersebut. Sedang soft copy tematik itu akan direvisi lewat web Kemendikbud sehingga bisa jadi bahan guru mengajar.

Kata Mujadjir, di halaman 45 yang menjadi bagian sub tema 1 "Peristiwa Kebangsaan Masa Penjajahan" disebutkan ada Masa Awal Radikalisme (1920-1927 an).

Isinya disebut, bahwa Nahdlatul Ulama (NU) termasuk organisasi radikal atau keras yang tak mau bekerjasama dengan pemerintah Hindia Belanda saat itu. Termasuk PKI dan PNI.

"Radikal dalam konteks dengan penjajah Hindia Belanda saat disusun buku itu dulu bahasa yang baik. Tapi sekarang radikal adalah hal sensi," ujarnya, Kamis (7/2/2019), saat berada di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Buku Ajar Siswa Kelompokkan NU Organisasi Radikal, NU Jombang Tuntut Kemendikbud Evaluasi

Sehingga dikhawatirkan saat diajarkan di anak-anak bisa keluar konteks, Muhadjir mengaku mengapresiasi ada guru-guru yang kritis yang langsung menyampaikan kepadanya.

"Sebab mereka yang merasakan suasana di lapangan," jelasnya.

Dikatakan, buku tersebut ada sebagai implementasi dari peraturan mendikbud pada 2014 terkait kurikulum 2013.

Sejak dipakai, belum pernah ada revisi atas isi buku itu sampai kemudian diprotes 2019. Ia menyatakan selama kemendikbud dibawah kepemimpinannya belum pernah melakukan revisi buku apapun.

"Yang ada saya menambah Pemendikbud Nomor 24/2018 tentang Mapel TIK (Teknologi Informatika)," ucapnya.

Halaman
12
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved