Breaking News:

Berita Bojonegoro

Dispendukcapil Bojonegoro Dapat Sorotan Warga, Moch Chosim: Kalau Diurus Sendiri Langsung Jadi

Bahkan, tak sedikit pula warga yang akan mengurus dokumen kependudukan harus menunggu di tenda yang disediakan tanpa alas tikar atau kursi.

TRIBUNMADURA.COM/M SUDARSONO
Antrian warga yang mengurus dokumen kependudukan di Kantor Dispendukcapil Mall Pelayanan Publik Kabupaten Bojonegoro, Kamis (7/2/2019) 

TRIBUNMADURA.COM, BOJONEGORO - Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Bojonegoro, Moch Chosim, menanggapi kepengurusan administrasi kependudukan di dinas terkait.

Sebagaimana diketahui, belakangan ini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menjadi sorotan masyarakat Kabupaten Bojonegoro lantaran dinilai pelayanannya buruk.

Bahkan, tak sedikit pula warga yang akan mengurus dokumen kependudukan harus menunggu di tenda yang disediakan tanpa alas tikar atau kursi.

Rahasia Sukses Peraih Juara 3 Audisi Indonesian Model Hunt Terungkap, Ternyata Terlatih Sejak Dini

"Kalau diurus sendiri langsung jadi," kata Moch Chosim dikonfirmasi TribunMadura, Kamis (7/2/2019).

Moch Chosim menjelaskan, adapun dokumen yang langsung jadi jika diurus sendiri yaitu Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan Akta baik kelahiran maupun kematian.

"Kalau diurus sendiri bisa langsung jadi, silahkan dicek sendiri," jawab Moch Chosim, menegaskan.

Sementara itu, Subihanto (50), warga Dusun Banaran, Desa Purwoasri, Kecamatan Sukosewu mengatakan, dirinya sudah mengurus sejak 6 Februari 2019 kemarin.

Bawaslu Pamekasan Kecewa, Pengiriman Surat Suara Pemilu Tanpa Kawalan Kepolisian

Namun, ia mengaku, belum mendapatkan pelayanan karena antriannya membeludak.

"Ini ngurus KTP belum jadi, katanya hari ini (red, kamis) jadi. Ya tentu kesal mas, sudah kesini tidak terlayani," ujarnya di lokasi.

Bahkan dia mengaku, saat Dispendukcapil berada di kantor lama di jalan Patimura, dia sudah mengurus KTP.

Sudah selama enam bulan mengurusnya, namun tidak jadi-jadi. Setiap tanya dijawab petugas belum jadi, dan begitu terus. 

Pemilik Warung di Desa Sumengko Gresik Resah, Kali Tengah Segera Dinormalisasi

"Akhirnya saya abaikan, tidak saya urus," ungkapnya kesal. 

Namun, belakangan pihak desa memintanya untuk mengurus KTP, tanpa mengurus persyaratan lain-lain. 

Sebab, persyaratan sebelumnya masih ada, jadi tinggal dibawa ke Dispendukcapil.

"Ya ini tinggal membawa persyaratan ke Dukcapil yang baru, apabila tidak kunjung jadi ya saya biarkan. Saya juga tidak membutuhkan KTP, orang di rumah terus," pungkasnya.(nok)

Operasi Tumpas Narkoba Semeru, Polres Malang Ungkap 81 Kasus Narkoba, Didominasi Kasus Sabu-Sabu

Penulis: Mohammad Sudarsono
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved