Breaking News:

Berita Bojonegoro

Jumlah Kasus Demam Berdarah di Bojonegoro Meningkat, Dinas Kesehatan Bagikan Abate Gratis ke Warga

Data menyebutkan, selama bulan Januari 2019, sebanyak 211 kasus demam berdarah, empat di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

TRIBUNMADURA.COM/M SUDARSONO
Kadinkes Bojonegoro, Ninik Susmiati saat mengecek data jumlah penderita demam berdarah di wilayah kabupaten setempat, Kamis (7/2/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, BOJONEGORO - Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro, Ninik Susmiati mengatakan, pihaknya tengah mengambil tindakan dalam mengantisipasi bertambahnya kasus demam berdarah di Kabupaten Bojonegoro.

Data menyebutkan, selama bulan Januari 2019, sebanyak 211 kasus demam berdarah, empat di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

Sedangkan pada bulan Februari hingga hari ketujuh, Kamis (7/2/2019) sudah ada 12 orang yang terserang demam berdarah. 

Dispendukcapil Bojonegoro Dapat Sorotan Warga, Moch Chosim: Kalau Diurus Sendiri Langsung Jadi

"Kita sudah mengambil tindakan yang langsung menyentuh masyarakat," kata Ninik Susmiati, Kamis (7/2/2019).

Ninik Susmiati menjelaskan, Dinas Kesehatan Bojonegoro sudah memberikan peringatan dini kewaspadaan demam berdarah.

Ada edaran juga dari Bupati kepada Camat dan Lurah, berkaitan dengan satu rumah satu Jumantik (juru pemantau jentik), agar jentik tidak menjadi nyamuk makan harus dibersihkan.

Rahasia Sukses Peraih Juara 3 Audisi Indonesian Model Hunt Terungkap, Ternyata Terlatih Sejak Dini

Selain itu, dilakukan pembagian 900 kilogram Larvasida serbuk abate gratis kepada masyarakat yang diperuntukkan selama tiga bulan.

Dinas Kesehatan Bojonegoro juga membagikan sebanyak 24056 botol Larvasida tetes.

"Itu dibagikan ke semua masyarakat, jadi ya dibagi dengan estimasi waktu tiga bulan," terangnya.

Bawaslu Pamekasan Kecewa, Pengiriman Surat Suara Pemilu Tanpa Kawalan Kepolisian

Sementara itu, saat disinggung tentang upaya fogging atau pengasapan, Ninik Susmiati menyatakan, itu tidak bisa dilakukan asal-asalan.

Menurutnya, fogging bisa dilakukan jika daerah sekitar minimal terdapat tiga penderita, maka baru difogging. 

"Fogging tidak asal dilakukan, ada ketentuannya. Yang jelas kami juga sudah bertindak ke masyarakat, melalui petugas kesehatan juga," pungkasnya.nok)

Sebanyak 211 Orang di Bojonegoro Terjangkit DBD, 4 di antaranya Meninggal Dunia

Penulis: Mohammad Sudarsono
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved