Breaking News:

Berita Sampang

Sepi Peminat, Kursus Bahasa Inggris Gratis untuk Umum di Perpustakaan Sampang Dihentikan

Perpustakan Kabupaten Sampang adakan kursus bahasa Inggris gratis tapi saat tidak adanya peminat membuat kursus di kalangan umum berhenti.

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA/KUSWANTO FERDIAN
Pengunjung yang sedang membaca buku di dalam ruangan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pamekasan, Rabu (19/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Perpustakan Kabupaten Sampang adakan kursus bahasa Inggris gratis tapi saat tidak adanya peminat membuat kursus di kalangan umum berhenti.

Sejak dua tahun yang lalu perpustakaan Kabupaten Sampang mengadakan program kursus gratis bagi kalangan Umum, SD, SMP, dan SMA.

Kursus di jadwalkan satu minggu sekali bagi semua kalangan, jadwalnya terdiri dari hari senin untuk SMP, Selasa untuk umum, Rabu untuk SD, dan untuk SMA di hari kamis.

Gus Hans Diberi Usulan Strategi Koalisi Partai Hingga Figur Influencer Jika Maju di Pilwali Surabaya

Masuk Bursa Pilwali Surabaya 2020, Gus Hans Didukung Penuh oleh Mantan Ketua Demokrat Jatim

Kursus tersebut gratis karena sudah dianggarkan oleh pemeritah, yang juga bekerja sama dengan pihak Primagama.

Namun, pada tahun 2018 kursus bagi kalangan umum tidak berjalan lagi dikarenakan tidak adanya peminat.

Hal ini di akui oleh Kepala Bidang Perpustakaan Kabupaten Sampang M Bahri. Ia mengatakan tidak adanya peminat di karenakan sebagian masyarakat terbentur oleh aktifitas lainnya dan juga minimnya kemauan belajar, sabtu (9/2/2019).

"Padahal kursus Bahasa Inggris ini gratis dari mulai pendaftaran dan sampai mendapatkan sertifikat nantinya," ujarnya.

Adapun usaha yang telah diusahakan oleh pihak perpustakaan Kabupaten Sampang untuk mengembalikan aktifnya kursus bagi kalangan umum.

"Saya sudah kembali mempublish informasi kursus ini, dengan membuat banner, menyebarkan pamflet dan sampai menyebarkan undangan ke Universitas di Sampang," jelasnya.

"Tapi sampai saat ini masih belum ada yang mendaftar," tambahnya.

Ia pun berharap bukan hanya pihak perpustakaan saja yang melakukan ajakan tapi semua orang harus mampu mengajak rekan-rekannya untuk mengikuti kursus bahasa inggris tersebut.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved