Breaking News:

NU Garis Lurus Deklarasikan Diri Dkung Prabowo-Sandi, PWNU Jatim: NUGL Anggap Saja Lelucon

Syukron Dosi, Wakil Sekertaris PWNU Jatim menyampaikan, deklarasi NU Garis Lurus (NUGL) kepada Pasangan Calon Pilpres 2019 nomor 2, Prabowo-Sandi diak

TRIBUNMADURA.COM/BOBBY KOLOWAY
Sejumlah ulama dan kiai yang mengatasnamakan Nahdlatul Ulama Garis Lurus (NUGL) mendeklarasikan dukungan terhadap Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Surabaya, Minggu (10/1/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Syukron Dosi, Wakil Sekertaris PWNU Jatim menyampaikan, deklarasi NU Garis Lurus (NUGL) kepada Pasangan Calon Pilpres 2019 nomor 2, Prabowo-Sandi diakui tidak akan berefek pada suara warga NU se-Indonesia.

"Ndak usah dikomentarin. Ndak ngefek. Dukungan NUGL nggak ada pengaruh apa-apa. Warga NU se-Indonesia dan khususnya di Jatim sudah bulat bersatu nderek (mengikuti) kiai," terangnya saat TribunMadura.com meminta komentar terkait sikap NUGL, Senin (12/2/2019).

Syukron mengatakan mereka yang mengatasnamakan NUGL tidak perlu direspon dan hanya lelucon saja.

Uji Coba Madura United Vs Timnas U-22, Andik Vermansah Rela Potong Libur demi Lawan Garuda Muda

Pemkab Sumenep Permudah Pelayanan Perizinan Pelaku Usaha Melalui Online, Perhatikan Cara Mengurusnya

"Jadi sikap dan dukungan mereka yang mengatasnamakan NUGL ngak perlu direspon, cuma segelintir orang saja. Anggap lelucon saja lah," tambahnya.

Dia mengaku biarlah segelintir orang yang mengklaim sebagai NUGL adalah golongan yang berpaling dari rombongan Nahdlatul Ulama.

"Suatu masa, mereka akan kembali, saat mana ikatan lahir batin bersama NU mulai akan putus dan gerakan mereka tertinggal jauh dan ditinggal jamaah," tutup Syukron.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, sejumlah ulama dan kiai yang menamai dirinya NU Garis Lurus (NUGL) mendeklarasikan dukungan terhadap paslon yang diusung oleh koalisi lima partai ini.

Berlangsung di Surabaya, Minggu (10/1/2019), deklarasi pemenangan ini pun dilakukan dengan menghadirkan sejumlah ulama di Jawa Timur.

Angkutan Sampah TPS 3R Jungcangcang Pamekasan Rusak, Tumpukan Sampah Warga Tak Terangkut

Bekuk Persiwa Wamena 7-0, Persib Bandung Hadapi Arema FC di Babak 16 Besar Piala Indonesia

Hadir pada kesempatan itu KH. Lutfhi Bashori selaku Imam Besar NUGL, KH. Idrus Ramli (Ketua Umum NUGL), Ust Abbas Duta Luar Negeri NUGL dan beberapa aktivis Pengurus NUGL dari beberapa daerah seperti Pasuruan, Malang, jember dan Madura.

Acara ini berawal dari penyambutan terhadap kedatangan Ustadz Abbas R Mawardi Duta Besar Luar Negeri NUGL yang menetap di Brunei Darussalam. Kesempatan tersebut dimanfaatkan oleh para aktivis NUGL untuk bertemu dan mendeklarasikan pemenangan Prabowo-Sandi sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2019.

"NU Garis Lurus sudah ada dan tersebar di seluruh wilayah di Indonesia. Sehingga, deklarasi ini sebagai bentuk peneguhan hati kami untuk bisa memenangkan Prabowo-Sandi di pilpres," tegas KH Luthfi Bashori, Imam Besar NUGL kepada TribunMadura.com ketika dikonfirmasi di Surabaya, Minggu (10/2/2019).

Pengasuh Pesantren Ribath Almurtadla Singosari ini menjelaskan bahwa NUGL merupakan organisasi yang didirikan dengan basis nahdliyin kultural. Menurutnya, jumlahnya jauh lebih banyak dibanding NU di struktur PBNU (NU Struktural).

Berbeda dengan pihaknya, NU Struktural ia sebut mendukung Kiai Ma'ruf Amin, mantan Rais Aam PBNU yang kini menjadi Cawapres dari Joko Widodo.

"NU struktural boleh saja mendukung Kiai Ma'ruf, namun kami yakin kalangan struktural mendukung Prabowo-Sandi," tegasnya.

"Kader nahdliyin yang mendukung Prabowo-Sandi adalah yang berpikiran cemerlang, berbasis akal sehat, dan visioner. Apalagi, dengan ditopang dengan tokoh-tokoh muda," katanya. (Pipit Maulidiya)

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved