Breaking News:

Gus Ipul Belum Tentukan Dukungan di Pilpres 2019, Akui Ingin Jadi Petani Tomat Dahulu

Diakhir masa jabatannya, Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf belum menentukan sikap politiknya pada Pilpres 2019.

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA/BOBBY KOLOWAY
Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mulai mengemasi barang-barang pribadinya yang ada di ruang kerja Wakil Gubernur yang berada di Jalan Pahlawan Surabaya, menjelang lengser per 12 Februari nanti, Kamis (31/1/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Diakhir masa jabatannya, Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf belum menentukan sikap politiknya pada Pilpres 2019.

Hingga Selasa (12/2/2019), Gus Ipul, sapaan akrabnya belum menjatuhkan pilihan apakah ia akan mendukung Capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf atau bergabung ke tim sukses nomor urut 02 Prabowo-Sandi.

"Saya mengikuti, mencermati, dan saya melakukan komunikasi dengan berberapa pihak terutama dengan ulama dan kiai, kita ikuti perkembangannya," kata Gus Ipul, saat ditemui ketika berkemas meninggalkan rumah dinas Wakil Gubernur Jatim, Jalan Imam Bonjol, Surabaya Selasa (12/2/2019).

Gus Ipul sendiri juga belum memutuskan apakah perlu mengumumkan atau tidak ketika sudah menentukan pilihan.

Kades Di Gresik Terbukti Korupsi Dana Desa Rp 244 Juta, Dihukum Setahun Penjara

Striker Asal Brasil Washington Brandao Lengkapi Transfer Pemain Asing dari Persela Lamongan

6 Anak Punk Ditangkap Satpol PP Kota Kediri, Resahkan Warga Tiduran di Teras Rumah

"Tapi pastinya saya akan datang ke TPS mencoblos sesuai hati nurani saya dan mengajak kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya," ucap Gus Ipul.

Namun, sebagai politisi, Gus Ipul tetap akan berusaha mengabdi kepada negara setelah purna tugas.

Pengalamannya pernah menjadi menteri, sekjen partai, komisaris BRI, Wagub dua periode diyakini Gus Ipul menjadi bekal yang cukup untuk melanjutkan karirnya di dunia politik.

"Kedepan tergantung kesempatan yang ada. Tapi kesempatan itu bisa ada bisa tidak, tergantung kesempatan yang ada, dan itu kita maklum, di politik," ucapnya.

Dalam waktu dekat, Gus Ipul sendiri ingin belajar menjadi petani tomat ceri dari sahabatnya

"Saya  belajar dari dirut Pertamina yang sudah pensiun. Beliau sudah jalan 5 tahun produksi tomat ceri. Ternyata tomat ceri saya dapat info masih impor. Kalau lebih bayak bisa produksi bisa kurangi impor," pungkasnya. (Sofyan Arif Candra Sakti)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved