Breaking News:

Berita Sumenep

Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim Fasilitasi Mediasi Konflik Nelayan Asal Dungkek Pekan Depan

Untuk itu, AKBP Muslimin memfasilitasi kedua belah pihak untuk melakukan mediasi di Kantor Kecamatan Kalianget, Selasa (19/2/2019) malam.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Kapolres Sumenep, AKBP Muslimin saat menemui puluhan nelayan asal Kecamatan Dungkek di depan kantor Polair Kalianget, Selasa (19/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Kapolres Sumenep, AKBP Muslimin berharap, kedua belah pihak antar nelayan asal Kecamatan Dungkek, yang sempat berkonflik, segera berdamai.

Untuk itu, AKBP Muslimin memfasilitasi kedua belah pihak untuk melakukan mediasi di Kantor Kecamatan Kalianget, Selasa (19/2/2019) malam.

Tak sampai di situ, AKBP Muslimin mengungkapkan, pihaknya siap mengawal mediasi kedua untuk dua belah pihak dari Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim.

Polres Sumenep Belum Lakukan Penahanan kepada 4 Nelayan asal Dungkek, Tunggu Bukti Konkret

"Pada hari Selasa (26/2/2019) nanti, akan difasilitasi kembali dari Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim untuk mediasi kembali kedua belah pihak. Alhamdulillah situasi saat ini sudah kondusif," kata AKBP Muslimin.

AKBP Muslimin berharap, kejadian ini tidak sampai menjadi konflik panjang, mengingat harus tetap menjaga harkamtibmas.

"Karena saya ingat pesan Pakde Karwo duludi Surabaya, jika ada kasus seperti ini jangan sampai jadi besar dan apalagi dibawa ke kabupaten. Cukup selesai di desa," jelas AKBP Muslimin.

Gedung Baru SMPN 3 Kota Blitar Belum Rampung, Pemkot Sulap Gedung Lama Sekolah Jadi Museum PETA

Sebelumnya, empat orang nelayan masing-masing bernama Jumahbi (50), Parto (45), Sahamar (45) dan Matrais (50) ditangkap dan ditahan Polair Kalianget, Selasa (19/2/2019).

Keempatnya ditangkap lantaran tertangkap tangan menangkap ikan menggunakan sarkak di perairan Pulau Poteran, Kecamatan Talango, Sumenep. 

AKBP Muslimin menjelaskan, setelah mendapat keterangan, Polair Kalianget memulangkan keempatnya.

"Nelayan itu bukan ditahan, hanya saja diamankan untuk dimintai keterangan dan mengumpulkan bukti saja," katanya.

Disparbud Pastikan Coban Sewu Masuk Wilayah Kabupaten Malang Secara Geografis

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved