BPN Pertanyakan Pemerintah Bangun 190 Ribu Km Jalan Desa, Staf Ekonomi Presiden Jabarkan Rinciannya

Pernyataan Presiden Jokowi yang mengatakan selama pemerintahannya telah membangun 190 ribu Km jalan desa menjadi perdebatan.

BPN Pertanyakan Pemerintah Bangun 190 Ribu Km Jalan Desa, Staf Ekonomi Presiden Jabarkan Rinciannya
TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi, Ahmad Erani Yustika 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pernyataan Presiden Jokowi yang mengatakan selama pemerintahannya telah membangun 190 ribu Km jalan desa menjadi perdebatan.

Salah satunya adalah Jubir BPN Capres-cawapres nomor urut 02, Dahnil Anzar Simanjuntak yang meragukan angka tersebut. Karena menurutnya, karena angka tersebut melebihi keliling bumi.

Sementara itu, Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi, Ahmad Erani Yustika mengatakan data yang dipaparkan oleh Presiden Jokowi tersebut sangat rasional.

Rest Area Rampung Dibangun, Desa Tulungrejo Kota Batu Siap Buka Wisata Kebun Apel

Sempat Diduga Curi Kayu Sonokeling, Dua Pria ini Dibebaskan Karena Hal ini

Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim Optimistis Kejari Bangkalan Dapat Predikat Wilayah Bebas Korupsi

Jika dihitung, Ahmad Erani mengatakan, saat ini Jumlah desa di Indonesia mencapai 75 ribu desa, dan jalan desa tersebut sudah mulai dibangun sejak 2015.

"Jadi setiap desa rata-rata 2.5-2.6 km, dan kalau dibagi 4 untuk menghitung setiap tahunnya, berarti pertahunnya 0.7-0.8 Km saja, sebetulnya sedikit," kata Ahmad Erani, Kamis (21/2/2019).

Dan data yang telah disampaikan Presiden Jokowi menurut Ahmad Erani, bisa di cek di Kementerian Desa.

"Sangat valid dan jelas bisa dicek satu persatu, misalnya desa A sudah membangun berapa km," kata Ahmad Erani.

Seperti diketahui di bidang infrastruktur,  dalam tiga tahun terakhir pemerintah telah menggelontorkan Rp 187 triliun dana desa. Dari dana tersebut, Presiden Jokowi menyebutkan telah membangun 190 ribu kilometer jalan desa. 

Selain itu, dana desa itu juga telah digunakan untuk membangun 58 ribu irigasi. (Sofyan Arif Candra Sakti)

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved