Breaking News:

PIlpres 2019

Prabowo Ziarah ke Makam KHR As'ad Syamsul Arifin di Situbondo, Juga Bahas Agar Bangsa Tak Terkoyak

Prabowo Subianto Ziarah ke Makam KHR As'ad Syamsul Arifin di Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Situbondo dan Bicarakan Agar Bangsa Tak Terkoyak.

Penulis: Izi Hartono | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNMADURA/IZI HARTONO
Capres Nomor Urut 02, Prabowo Subianto saat berziarah ke makam Pahlawan Nasional, KHR As'ad Syamsul Arifin di Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur, Senin (25/2/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, SITUBONDO - Prabowo Subianto mengunjungi Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah, Sukorejo, Desa Sumberejo, Kecamatan Situbondo, Jatim, Senin (25/2/2019), untuk berziarah ke makam Pahlawan Nasional, KHR As'ad Syamsul Arifin.

Prabowo Subianto tiba di Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo sekitar pukul 10.00 WIB dengan menggunakan helikopter.

Begitu tiba, Prabowo dan rombongan langsung menuju makam Pahlawan Nasional KHR As'ad Syamsul Arifin yang berada di lingkungan Pondok Pesantren. Tepatnya di barat Masjid Ponpes Salafiyah Syafi'iyah, Sukorejo.

Di makam Pahlawan Nasional dan makam keluarga besar Ponpes Salafiyah Syafi'yah Sukorejo, Ketua Umum Partai Gerindra ini tampak memanjatkan doa dan tahlilan dengan didampingi perwakilan pengurus pesantren.

Dampingi Prabowo Kunjungi Ponpes Shiddiqiyah Jombang, Rachmawati: Bangsa ini Mau Berubah atau Punah?

Setelah dari makam KHR As'ad Syamsul Arifin, Prabowo bersilaturrahmi ke Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, KHR Ahmad Azaim Ibrahimy.

Di kediaman pengasuh pesantren, Prabowo dan Kiai Azaim serta pengurus pesantren melakukan pertemuan tertutup yang berlangsung sekitar 40 menit.

Setelah itu, Prabowo Subianto melanjutkan safari politiknya ke Ponpes Sidogiri, di Pasuruan, dengan menggunakan helikopter.

Seorang pengurus pesantren Salafiyah Syafi'iyah, Mahmudi Bajuri mengatakan, kunjungan Prabowo Subiato merupakan kunjungan biasa dan silaturrahmi. Sekaligus ziarah ke makam Pahlawan Nasional, KHR As'ad Syamsul Arifin.

"Tidak membicarakan masalah Pilpres," ujarnya.

Materi yang dibicarakan, kata Kabid Pendidikan Ponpes Salafiyah Syafi'iyah ini, terkait masalah agar bangsa ini tidak terkoyak koyak dengan adanya pemilu. Serta agar kondisi negeri tetap kondusif dan berjalan lancar.

"Itu yang dibicarakan di dalam pertemuan itu, bagaimana diharapkan masing-masing bisa menenangkan pendukungnya. Sehingga Pilpres yang akan datang berjalan dengan baik," tegas Mahmudi Bajuri.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved