Breaking News:

Berita Malang

Hasil Visum Keluar, Polisi Sebut IM Akui Berbuat Cabul ke Siswa di SDN Kauman 3 Kota Malang

Hasil Visum Keluar, Polisi Sebut IM Akui Berbuat Cabul ke Siswa di SDN Kauman 3 Kota Malang.

Tribunnews.com
Ilustrasi korban pencabulan 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Komang Yogi, mengatakan bahwa IM mengakui perbuatannya telah melakukan kekerasan seksual terhadap para siswanya.

Sebelumnya, IM dilaporkan telah melakukan tindak kekerasan seksual terhadap siswanya di SDN Kauman 3 Kota Malang.

"Hasil pemeriksaan terlapor, yang bersangkutan mengakui bahwa telah melakukan perbuatan cabul kepada pelapor," ujar AKP Komang Yogi, Selasa (26/2/2019).

Saat ini, status penanganan perkara kasus dugaan kekerasan seksual di SDN Kauman 3 telah dinaikkan ke tahap penyidikan.

Dalam waktu dekat, polisi akan melengkapi keterangan saksi dan menetapkan IM sebagai tersangka.

"Pada akhirnya nanti jika sudah penyidikan akan mengarah ke tersangka, tetapi ingat bahwa pemeriksaan masih berlangsung cuman memang penyidikan sudah berjalan," tegasnya.

Komang mengatakan hasil visum juga menunjukkan hasil signifikan bagi penanganan kasus dugaan kekerasan seksual tersebut.

"Hasil visum sudah keluar dan bisa memperkuat dugaan pencabulan yang terjadi. Hingga kini, ada 18 saksi yang telah kami periksa," tandas AKP Komang Yogi.

IM terancam dijerat dengan pasal 82 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

IM juga telah dinonaktifkan sebagai aparatur sipil negara (ASN) sebagai guru sesuai dengan peraturan pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved