Breaking News:

Gus Ipul Siap Jadikan Persada.id Jadi Wadah Lembaga Penyiaran Publik Lokal Seluruh Indonesia

Sebanyak 91 radio lokal daerah se-Indonesia menggelar siaran serentak berjaringan, yang dimulai pukul 10.00 WIB, Kamis (28/2/2019).

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN CANDRA ARIF SAKTI
Saifullah Yusuf seusai siaran berjaringan yang dilakukan dari hotel Grand Inna Simpang, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Kamis (28/2/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Sebanyak 91 radio lokal daerah se-Indonesia menggelar siaran serentak berjaringan, yang dimulai pukul 10.00 WIB, Kamis (28/2/2019).

Siaran serentak kali ini sekaligus menandai bersatunya seluruh radio dan TV yang tergabung dalam Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Indonesia yang dulu bernama RKPD.

“Siaran kali ini menandai hadirnya wadah bagi LPPL yang kami namai Persada.id, Persatuan Radio TV Publik Daerah Indonesia,” kata Ketua Umum Persada.id, Saifullah Yusuf seusai siaran berjaringan yang dilakukan dari hotel Grand Inna Simpang, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya.

Pernah Bela Persebaya Surabaya, Ricky Kayame Mengaku Paham Risiko Gabung Arema FC

Di Indonesia saat ini terdapat 236 radio milik pemerintah daerah yang aktif bersiaran. Untuk meningkatkan peran radio milik daerah ini pula, maka Persada.id akan mewadahi mereka.

Sementara itu, Persada.id hadir sebagai amanah Konferensi Nasional Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Indonesia yang digelar dalam rangka Hari Pers Nasional 2019 di Surabaya beberapa waktu lalu.

“Radio dan TV daerah adalah aset bangsa yang sempat terlupakan. Padahal peran mereka sangat penting untuk menyebarkan informasi bagi publik,” ujar Saifullah Yusuf.

Wadah ini sekaligus untuk meneguhkan komitmen radio dan TV milik pemda sebagai sarana penyiaran non partisan untuk mewujudkan ketahanan informasi bagi bangsa.

Kepala Dispendukcapil Gresik Pastikan Tak Ada WMA yang Punya KTP-el di Wilayahnya

Dengan radio berjaringan, Persada.id juga akan meningkatkan kampanye anti hoaks di seluruh radio milik Pemda di seluruh Indonesia.

“Wadah ini juga sebagai bentuk untuk membantu peningkatan kompetensi bagi seluruh radio daerah. Apalagi saat ini masih banyak radio dan TV milik Pemda yang ternyata belum memiliki izin,” ujarnya.

Tercatat dari 236 radio milik Pemda se Indonesia baru 128 radio yang sudah berizin siaran.

Sementara itu, siaran serentak berjaringan kali ini juga menghadirkan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bahtiar.

KPU Kota Mojokerto Terima 100.138 Lembar Surat Suara Pemilu 2019, 74 di Antaranya Rusak

“Saya sangat mengapresiasi semangat teman-teman radio di daerah ini,” kata Bahtiar.

Dia mengatakan, radio dan TV Pemda selama ini terkendala oleh belum adanya perhatian serius dari Pemda setempat dan belum banyak Pemda yang mensupport penuh.

“Banyak yang dulu RKPD hingga saat ini masih eksis, tapi sayangnya perhatian dari Pemda belum ada,” ujarnya.

Syahrini Resmi Menikah dengan Reino Barack, Sejumlah Pria ini Disebut Pernah Dekat dengan Incess

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved