Kompak, Pasutri Rela Gunakan Uang Belanja Bulanan Demi Beli Sabu-Sabu, Terciduk Saat Teler Bareng

Wahyu Diansari (31) bersama istrinya Deasy M (22) diringkus usai menggelar pesta narkoba di dalam rumahnya Kalimas Barat Surabaya.

Kompak, Pasutri Rela Gunakan Uang Belanja Bulanan Demi Beli Sabu-Sabu, Terciduk Saat Teler Bareng
TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD ROMADONI
Kapolsek Jambangan Kompol Khoirul Anam menunjukkan tersangka Wahyu Diansari pengguna narkoba. Sedangkan tersangka Deasy M berada di sel tahanan wanita di Polrestabes Surabaya. 

TRIBUNMADURA.COM,SURABAYA- Wahyu Diansari (31) bersama istrinya Deasy M (22) diringkus usai menggelar pesta narkoba di dalam rumahnya Kalimas Barat Surabaya.

Pasangan Suami Istri (Pasutri) dalam kondisi teler usai memakai sabu-sabu ketika diciduk anggota anggota Polsek Jambangan.

Kapolsek Jambangan Kompol Khoirul Anam menjelaskan, pihaknya menggerebek rumah pasutri lantaran seringkali disalahgunakan untuk berpesta sabu-sabu. Pihaknya mengamankan barang bukti berupa empat poket berisi sabu-sabu, satu buah pipet kaca, satu alat isap dan satu korek api.

“Kedua pasangan Pasutri itu terbukti mengkonsumsi sabu-sabu,” ungkapnya di Mapolsek Jambangan, Jumat (01/3/2019).

Bupati Banyuwangi Azwar Anas Ajak Warganya Kurangi Penggunaan Kantong Plastik

Istri Menolak Diajak Hubungan Badan Usai Pulang Kerja, Suami ini Melampiaskan Lewat Senjata Tajam

Jembatan Penghubung Dua Kecamatan di Sumenep Tak Kunjung Diperbaiki, Begini Tanggapan Dinas PU

Khoirul Anam mengatakan tersangka Wahyu Diansari mengajak istrinya untuk mengkonsumsi sabu-sabu. Mereka sudah lebih tiga kali menggelar pesat sabu-sabu di rumahnya. Keduanya merupakan pengguna narkoba.

“Pasutri ini memakai barang terlarang selama tiga bulan,” jelasnya.

Tersangka Wahyu Diansari mengaku kecanduaan sabu-sabu ketika ditawari temannya saat pesta narkoba yang tidak jauh dari kediamannya. Dia yang ketagihan lalu mengajak istrinya untuk ikut mengkonsumsi sabu-sabu. Alasannya memakai sabu-sabu untuk menambah vitalitasnya.

“Biasanya sih di dalam kamar (Pesta Sabu-sabu),” ucapnya singkat.

Tersangka mengatakan awalnya istrinya menolak saat ditawari sabu-sabu. Ia bahkan sempat memakasa istrinya untuk mencicipi sabu-sabu tersebut.

“Cuma saya suruh incip malah ketagihan,” pungkasnya.

Keseharian tersangka bekerja sebagai penjual buah di Surabaya. Istrinya tidak komplain meski ia membeli sabu-sabu itu dari uang belanja harian. Dia memperoleh narkoba itu dari belakang rumahnya.

"Ya belinya patungan sama istri untuk dipakai bersama-sama," pungkasnya. (Mohammad Romadoni)

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved