Kota Batu Ciptakan Inovasi Ojek Online Angkut Sampah Daur Ulang, Sampahnya Akan Dibeli Lho

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu akan segera meluncurkan inovasi ojek online untuk mengangkut sampah pada Maret ini. Layanan itu akan dinikmati

Penulis: Benni Indo | Editor: Aqwamit Torik
publicdomainvectors.org
Ilustrasi sampah daur ulang 

TRIBUNMADURA.COM, BATU- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu akan segera meluncurkan inovasi ojek online untuk mengangkut sampah pada Maret ini. Layanan itu akan dinikmati masyarakat secara gratis.

Kepala DLH Kota Batu, Arif As Siddiq mengatakan rencana ojek online gratis ini akan diterapkan pada bulan Maret ini. Para petugas ojek online akan mengambil sampah secara gratis ke rumah-rumah penduduk menggunkan motor roda tiga.

"Kami sudah siapkan tiga sepeda motor untuk kendaraan ojek online. Nantinya yang bertugas adalah pegawai dari DLH dan tersebar di tiga kecamatan. Batu, Bumiaji dan Junrejo," ujar Arif, Minggu (3/3/2019).

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto Akui Kangen Dua Kuliner yang Ada di Malang

Kediri Betta Club Bagikan 1000 Ikan Cupang yang Dianggap Mampu Putus Siklus DBD

Pemkab Sumenep Akui Belum Ada Anggaran Pengelolaan Pantai 9, BUMDes Masih Mengelola Secara Mandiri

Masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan dapat menghubungi langsung dan petugas dari DLH akan datang mengambil.

"Untuk jenis sampah memang tidak sembarang. Tepatnya adalah sampah non organik atau sampah daur ulang. Sehingga nanti kami juga akan membelinya kemudian di bawa ke bank tiap kecamatan," bebernya.

Hal itu ditanggapi positif oleh Ketua DPRD Kota Batu, Cahyo Edi Purnomo yang mengatakan inovasi yang diterapkan DLH bisa menjadi solusi permasalah sampah di Kota Batu. Bahkan lebih dari itu, melalui inovasi tersebut masyarakat juga mendapat tambahan nilai ekonomis dari limbah sampah.

"Ini sangat positif. Namun sebelum diluncurkan konsep harus matang. Mulai dari kebutuhan apa hingga teknis bagaimana. Jangan gebrakan saja terus loyo di belakang," tegasnya.

Menurutnya jika benar-benar teralisasi, sampah yang selama ini meresahkan masyarakat bisa dimanfaatkan dengan baik.

Graduasi Mandiri Terkendala KPM, Mereka Ogah Tanda Tangan Lepas Jadi Penerima Bansos

Hampir Setiap Hari Korban Penipuan Melapor Ke Polresta Sidoarjo, Polisi Heran Banyak Yang Ketipu

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam Terima Dua Rekor MURI Sekaligus di 100 Hari Kerjanya

"Saya harap Pemkot Batu tidak hanya bicara saja. Harus ada solusi yang memberi manfaat. Sehingga bida dicontoh oleh daerah lain karena telah memberi edukasi dan penyadaran dalam memanfaatkan sampah," beber Cahyo.

Perlu diketahui, beberapa jenis sampah yang bisa diambil gratis dan dibeli oleh DLH adalah jenia sampah plastik, kertas, besi atau logam, serta jenis botol dan kaca. 

Untuk Jenis plastik : Plastik Bening Bersih/Kotor Rp 1400 per Kg, Plastik Sablon/Bungkus Mie Instan/Rinso Rp 375 per Kg, Kresek Rp 325 per Kg.

Untuk jenis kertas :Buku Tulis Rp 1800 per Kg, Kertas Semen Rp 2850 per Kg, Karton/Kardus Rp 1350 per Kg, Kertas Buram Rp 1200 per Kg. 

Jenis besi dan logam meliputi : Seng Omplong Rp 850 per Kg, Besi Super Rp 1900 per Kg, Slender Cop/Seker Rp 11500 per Kg, Tembaga Super Rp 41500 per Kg.

Serta sampah jenis botol dan kaca meliputi : Botol Sirup Rp 100 per biji, Botol Kecap Rp 450 per biji, Botol Bensin Rp 900 per biji, Botol Bir Rp 500 per biji, dan Botol Soft Drink Rp Rp 75 per biji. (Benni Indo)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved