Berita Malang

Isu Tsunami dan Gempa Bumi Turunkan Jumlah Wisatawan, Pengelola Pantai Balekambang Tambah Spot Foto

Pengelola Pantai Balekambang menyesalkan adanya isu tersebut, dan dengan tegas menepis bahwa isu tersebut adalah kabar hoax.

TRIBUNMADURA.COM/ERWIN WICAKSONO
Pantai Balekambang 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Isu hoax mengenai tsunami dan gempa bumi di pesisir Pantai Malang Selatan turut mempengaruhi tren kunjungan wisata, tak terkecuali, Pantai Balekambang.

Pengelola Pantai Balekambang menyesalkan adanya isu tersebut, dan dengan tegas menepis bahwa isu tersebut adalah kabar hoax.

Kepala UPT Balekambang PD Jasa Yasa, Yasdi menjelaskan, jumlah kunjungan wisatawan ke Pantai Balekambang saat ini menurun drastis hingga lebih dari 50 persen.

Agenda Menarik Bulan Maret di Banyuwangi, Festival Posyandu Kreatif hingga Mandiri Half Marathon

Yasdi berharap, masyarakat tidak enggan berwisata ke pantai karena isu tersebut.

"Pantai Balekambang sedang baik-baik saja," terang Yasdi ketika dikonfirmasi, Rabu (6/3/2019).

Yasdi memastikan, pihaknya terus berinovasi agar ritme kunjungan di pantai yang memiliki Pura Amarta Jati itu, terus meningkat.

Dishub Surabaya Tambah Fitur Voice, Sistem E-Tilang dan Face Recognition Lalu Lintas Makin Lengkap

“Upaya kami tetap yakni tetap meningkatkan kunjungan wisata. Salah satunya adalah dengan menambah spot selfie di area pantai," ucap dia.

"Di antaranya, spot selfie Lawang Segoro dan ada juga gazebo yang sudah kami sediakan untuk pengunjung maupun wisatawan," sambung dia.

Selain spot foto tersebut, pengelola Pantai Balekambang juga mempercantik pantai dengan spot foto penunjuk arah.

10 Puskesmas di Pamekasan Siap Dijadikan BLUD, Pelayanan Kesehatan Makin Cepat dan Maksimal

Yasdi juga menjamin, keamanan pantai yang berlokasi di Kecamatan Bantur ini tetap aman bagi para pengunjung.

"Kepada para pengujung kami selalu berikan rasa aman. Tim rescue juga ada, kami juga sudah bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Malang," jelas Yasdi.

"Di titik batas rawan ombak tinggi juga sudah kami kasih rambu bahaya. Jalur evakuasi juga sudah kami pasang rambu-rambu dan tempatnya," pungkasnya.(ew)

Satpol PP Surabaya Tertibkan Pedagang yang Nekat Berjualan di Trotoar Pasar Pucang Anom Surabaya

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved