Breaking News:

Banjir Terjang Jatim

Banjir Akibat Luapan Bengawan Solo Mulai Surut, Warga Mulai Bersih-Bersih Lumpur Endapan Banjir

Banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo di Lamongan Jawa Timur berangsur-angsur mulai surut.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/HANIF MANSHURI
Warga korban banjir juga mulai bersih-bersih pasca banjir, Senin (11/03/2019) 

TRIBUNMADURA.COM, LAMONGAN - Banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo di Lamongan Jawa Timur berangsur-angsur mulai surut.

Ketinggian air saat ini rata - rata tinggal semata kaki. Padahal sehari sebelumnya ketinggian air masih setinggi lutut.

Seperti lembaga pendidikan di SDN dan TK di Desa Pelangwot, saat ini sudah mulai bersih - bersih.

Sementara warga juga mulai membersihkan rumah mereka dari endapan lumpur yang ditinggalkan banjir yang sempat menggenang selama lebih kurang 3 hari.

BPBD Pamekasan Gelar Bimtek Kebutuhan Pasca Bencana, Demi Tingkatkan Kesigapan Bencana

Bupati Sebut Penyebab Banjir di Kabupaten Madiun karena Kurangnya Kepedulian terhadap Lingkungan

Reino Barack Ungkap Awal Perkenalannya dengan Syahrini, Sempat Tak Dihiraukan si Incess

Salah satu desa itu adalah Desa Plangwot, Kecamatan Laren. Warga Desa Plangwot kini mulai membersihkan lumpur sisa-sisa banjir yang masih tersisa di rumah. Selain rumah warga, sejumlah fasilitas umum yang sempat terendam banjir juga mulai dibersihkan dari lumpur yang terbawa gelontoran air Bengawan Solo.

"Alhamdulillah sudah surut sejak semalam, tinggal bersih-bersih saja," kata salah satu ibu warga Desa Plangwot, Aksanatul Musfiroh pada TribunMadura.com, Senin (11/03/2019).

Menurut Musfiroh, banjir sudah mulai surut mulai Minggu (10/03/2019), ia bersama warga lainnya sudah mulai membersihkan lumpur dan sampah sisa banjir.

Doa Lintas Agama Digelar, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini Berharap Bencana Tak Landa Surabaya

Jari Manis dan Telunjuk Jadi Tanda Pria Beresiko Terkena Kanker Prostat? Mari Cek Kebenarannya

Penemuan Mayat Terkapar di Lantai Rumah Gegerkan Warga Desa Kepatihan Gresik

Musfiroh yang juga Kepala Sekolah TK menambahkan, selain membersihkan rumah, ia juga mulai membersihkan gedung RA tempatnya mengajar agar bisa kembali dipakai oleh anak-anak untuk belajar.

"Tempat ini juga untuk mengaji," kata Musfiroh.

Nampak di SDN Plangwot 1 Desa Plangwot, Kecamatan Laren yang sempat terendam juga sudah mulai digunakan kembali untuk aktivitas belajar mengajar.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved