Breaking News:

Kabupaten Pamekasan

BPBD Pamekasan Gelar Bimtek Kebutuhan Pasca Bencana, Demi Tingkatkan Kesigapan Bencana

Badan Penanggulangan Bencana Daerah kabupaten Pamekasan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk kajian kebutuhan Pasca Bencana tahun 2019 yang dilak

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Suasana Bimbingan Teknis untuk kajian kebutuhan Pasca Bencana tahun 2019 di hotel Cahaya Berlian, Kabupaten Pamekasan, Senin (11/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk kajian kebutuhan Pasca Bencana tahun 2019 yang dilaksanakan di hotel Cahaya Berlian, Jalan Raya Panglegur, Kabupaten Pamekasan, Senin (11/3/2019).

Bimtek yang diikuti 50 Perseta dari TNI-Polri, OPD terkait, camat, juga Tagana juga Tim Reaksi Cepat (TRC) tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Pamekasan, Rajae

Dalam sambutannya Wakil Bupati Pamekasan Rajae mengatakan, menyambut baik pelaksanaan bimtek.

Reino Barack Ungkap Awal Perkenalannya dengan Syahrini, Sempat Tak Dihiraukan si Incess

Doa Lintas Agama Digelar, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini Berharap Bencana Tak Landa Surabaya

Jari Manis dan Telunjuk Jadi Tanda Pria Beresiko Terkena Kanker Prostat? Mari Cek Kebenarannya

Pihaknya juga berharap para peserta bisa mengikuti bimtek sampai selesai sehingga benar-benar mampu menerapkan apa yang nantinya dipelajari.

"Dengan adanya bimtek ini, kami menyambut baik, dengan harapan kita mempunyai personil-personil yang memiliki kamampuan tinggi dalam mengkaji kebutuhan Pasca Bencana," ujar Rajae.

Kepala Pelaksana BPBD kabupaten Pamekasan Akamalul Firdaus menjelaskan, Bimtek penyusunan kebutuhan pasca bencana ini merupakan salah satu tahapan dalam rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana.

Penemuan Mayat Terkapar di Lantai Rumah Gegerkan Warga Desa Kepatihan Gresik

Angka Swing Voter di Pemilu 2019 Tinggi, BPN Prabowo-Sandi Akan Kampanye Gunakan Data Empirik

Alokasi APBD Sumenep untuk Wisata hanya 20 Persen, Jalan Menuju Pantai Slopeng Tak Maksimal

"Dari penilaian dan kerugian kerusakan bencana dari aspek-aspek maupun kebutuhan manusia," ungkapnya.

Firdaus juga menambahkan, kegiatan ini juga untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam memahami mengenai konsep pengkajian kebutuhan pasca bencana.

"Peserta nantinya diharapkan bisa manpu dalam menilai kerusakan, kerugian, gangguan akses, gangguan fungsi dan pengurangan resiko bencana," pungkas Akmalul Firdaus.

Perlu diketahui, narasumber bimtek tersebut mendatangkan pembicara dari BPBD provinsi, Bambang Agus Legowo dan dari mahoni Cakra saujana Yogyakarta Rurit Haryanto, yang akan berlangsung selama dua hari yakni tanggal 11 sampai dengan 12 Maret 2019.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved