Kenalan Lewat Facebook (FB), Pria ini Pacari dan Cabuli Anak Bawah Umur, Alasannya Suka Sama Suka

Meski jebolan SD, M. Yusuf (19) pemuda asal Desa Prapen RT 02 RW 02 Kecamatan Bluluk Lamongan Jawa Timur ini mampu menggaet seorang siswi SMA kelas XI

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/HANIF MANSHURI
Tersangka M. Yusuf saat digiring ke Unit PPA untuk menjalani pemeriksaan, Rabu (13/03/2019) 

TRIBUNMADURA.COM, LAMONGAN - Meski jebolan SD, M. Yusuf (19) pemuda asal Desa Prapen RT 02 RW 02 Kecamatan Bluluk Lamongan Jawa Timur ini mampu menggaet seorang siswi SMA kelas XI, ND (16), bahkan dijadikan pemuas nafsu bejadnya.

Kini M. Yusuf menanggung resiko berat karena dilaporkan orang tua korban ke Polres Lamongan.

Berbekal keterangan saksi korban dan pelapor serta sejumlah barang bukti, M. Yusuf ditangkap Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lamongan.

Disporabudpar Sampang Mulai Pasangi Pagar Pulau Mandangin untuk Persiapan Pembukaan Destinasi Wisata

74 Peluru Bersarang Dalam Tubuh Hope Orangutan Sumatera, Bayinya Tewas Kekurangan Gizi

Terbukti Edarkan Sabu 13,5 Kilogram, 3 Perempuan di Surabaya Dituntut Hukuman Penjara Seumur Hidup

Kepada penyidik, tersangka beralibi, apa yang dilakukannya terhadap ND didasarkan suka sama suka.

"Dia itu (korban, red) pacar saya," aku Yusuf, Rabu (13/03/2019).

Perkenalannya dengan ND berawal dari pertemuannya di satu tempat tanpa sengaja.

Driver Online Ditemukan Tewas di Gresik, Polisi Tangkap Tersangka Perampokan Berujung Pembunuhan

Furniture Centre Royal Plaza Gelar Pameran Spring Bed dan Sofa, Ada Penawaran Khusus

Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang, Sawah Padi di Pamekasan Terancam Gagal Panen

Dari itu kemudian berlanjut komunikasinya di facebook hingga keduanya kembali jumpa darat.

Kedua insan ini akhirnya saling menaruh ketertarikan dan menjadi pacar sejak Desember 2018.

Dua insan yang dimabuk cinta ini sama - sama tak mampu menahan godaan syetan, dan melakukan hubungan badan bak suami istri. Pertama dilakukan di rumah ND sekali, kemudian di persawahan Gunung Girik sekali dan di kamar kos Yusuf di Surabaya sebanyak 5 kali.

Yusuf mengaku semakin berani, karena ia siap menikahi jika sewaktu - waktu hamil.

Namun keinginan keduanya untuk membangun mahligai rumah tangga kandas.

Yusuf dijebloskan ke sel tahanan Polres Lamongan lantaran dilaporkan orang tua korban.

"Menyesal pak," aku Yusuf.

Kanit PPA Polres Lamongan, Aiptu Sunaryo mengatakan, tersangka dilaporkan ibu korban. Alasan tersangka suka sama suka tidak bisa menggugurkan perkara. Karena orang tua korban yang tidak terima. (Hanif Manshuri)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved