Berita Madiun

Bupati Madiun Cek Lokasi Galian Diduga Ilegal di Desa Banjarsari Wetan, Cegah Terjadi Gejolak

Peninjauan lokasi praktIk penggalian material tanah yang diduga tidak berizin itu dilakukan, untuk mencegah terjadinya gejolak di masyarakat setempat.

Bupati Madiun Cek Lokasi Galian Diduga Ilegal di Desa Banjarsari Wetan, Cegah Terjadi Gejolak
TRIBUNMADURA.COM/RAHADIAN BAGUS
Mobil dinas Pemkab Madiun saat tiba di galian yang diduga ilegal di Desa Banjarsari Wetan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Selasa (19/03/2019)  

TRIBUNMADURA.COM, MADIUN - Bupati Madiun, Ahmad Dawami Ragil Saputro, meninjau lokasi praktIk penggalian material tanah di Desa Banjarsari Wetan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Selasa (19/03/2019) petang.

Peninjauan lokasi praktIk penggalian material tanah yang diduga tidak berizin itu dilakukan, untuk mencegah terjadinya gejolak di masyarakat setempat.

Dalam kegiatan itu, Bupati Madiun juga didampingi Kabid Pengembangan Wisata, Kepala DPMPTSP, Kasat Pol PP, Kabag SDA, Camat Dagangan, dan Kepala Desa Banjarsari Wetan.

Jembatan Penghubung Dua Dusun di Mojoagung Jombang Ambruk Diduga Tergerus Air

Sebelumnya, diduga praktik penggalian tanah di lokasi tersebut telah berlangsung sejak 2017.

Galian tanah yang dikelola pengusaha berinisial A ini, awalnya mengajukan ijin usah kolam pemancingan, melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Madiun.

Namun, sebelum izin keluar, sudah dilakukan penggalian hingga kedalaman sekitar 15 meter.

Sementara, material galian berupa tanah belum diketahui dijual atau dibawa ke mana.

Polisi Bekuk Penjual Tempe di Blitar, Tersangka Ditangkap Karena Nyambi Jualan Narkoba

Ahmad Dawami Ragil Saputro mengaku, akan meminta penjelasan dari semua unsur OPD terkait dengan perizinan galian tersebut pada Rabu (20/3/2019) hari ini.

“Besok (Rabu) akan kami bahas. Apakah sesuai dengan regulasi atau tidak akan kami putuskan," kata Ahmad Dawami Ragil Saputro

"Kalau memang persyaratan (izin) belum ada, ya berhenti dulu,” sambung dia.

Polda Jatim Bekuk Pengedar Narkoba Asal Sidoarjo, Tersangka Diduga Jaringan dari Lapas Pamekasan

Ahmad Dawami Ragil Saputro menambahkan, telah berkoridnasi dengan pihak Polres Madiun.

"Kami juga telha berkordinasi dengan polres," tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Madiun, AKP Logos Bintoro mengatakan, angotanya tengah mengumpulkan informasi dan data di lapangan.

“Kami masih selidiki. Dari informasi itu kami akan gunakan UU Lingkungan Hidup dan UU tentang minerba,” kata AKP Logos Bintoro. (rbp)

Jadwal Pendaftaran Wajib Militer Seungri Resmi Ditunda, Diputuskan Kembali pada Juni Mendatang

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved