Jambret Dibekuk Polisi Usai Curi Uang dan Ponsel, Ternyata DPO ini Juga Pernah Curi Ponsel Anak SMP

Sepak terjang Sige Hadianto (23), sebagai penjahat jalanan sudah berakhir. Pemuda asal Desa Purworejo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/SAMSUL HADI
Pelaku pencurian ponsel dan uang, Sige Hadianto, saat diperiksa di ruang Unit Reskrim Polsek Sukorejo, Kota Blitar. 

TRIBUNMADURA.COM, BLITAR - Sepak terjang Sige Hadianto (23), sebagai penjahat jalanan sudah berakhir. Pemuda asal Desa Purworejo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, ini diringkus Tim Buser Unit Reskrim Polsek Sukorejo.

Sige ditangkap setelah mencuri tas ransel berisi tiga buah ponsel dan uang tunai Rp 650.000 di wilayah Sukorejo, Kota Blitar.

"Setelah diperiksa, ternyata kasusnya mengembang. Pelaku juga pernah mencuri dan menjambret di beberapa tempat," kata Kapolsek Sukorejo, Kompol Agus Fauzi, Kamis (21/3/2019).

Angin Puting Beliung Terjang Kecamatan Maduran Lamongan, Hantam Puluhan Rumah dan Gedung Sekolah

12 Ton Daun Kelor Kering di Jawa Timur Tembus Pasar Korea Selatan, Ternyata ini Kegunaannya

Patung Suro dan Boyo di Taman Suroboyo Rampung Mei 2019, Ikon Baru dan Tertinggi di Kota Surabaya 

Dari hasil pemeriksaan polisi, pelaku mengaku sedikitnya pernah melakukan aksi kejahatan di empat lokasi lain. Rata-rata aksi kejahatan yang dilakukan pelaku, yaitu, kasus perampasan atau penjambretan di jalan raya.

Pelaku pernah merampas ponsel milik pelajar SMP di jalan sekitar Lapangam Desa Purworejo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.

Pelaku juga pernah menjambret dompet berisi uang tunai Rp 550.000 di Jl Kenari, Kota Blitar.

Saat itu, korban menaruh dompet di dashboard sepeda motornya. Selain itu, pelaku pernah menjambret perhiasan kalung emas seberat sembilan gram di Jl Cemara, Kota Blitar.

Pelaku juga pernah membobol toko kelontong di wilayah Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar.

"Pelaku ini spesialis kasus perampasan di jalan. Dia (pelaku) ternyata juga menjadi DPO (daftar pencarian orang) Satreskrim Polres Blitar Kota juga kasus penjambretan. Kami masih mengembangkan lagi kasusnya," kata Kompol Agus Fauzi. (Samsul Hadi)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved