Breaking News:

Diteriaki Maling oleh Korban, Pencuri ini Sempat Kembalikan Ponsel Milik Korban Sebelum Diamuk Massa

Toni Sanjaya (39) kepergok mencuri Handphone di kamar kos Jalan Sikatan Kelurahan Manukan Wetan Kecamaan Tandes Kota Surabaya.

TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD ROMADONI
Tersangka pencurian Handphone di rumah kos ditahan di Mapolsek Tandes Surabaya. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Toni Sanjaya (39) kepergok mencuri Handphone di kamar kos Jalan Sikatan Kelurahan Manukan Wetan Kecamaan Tandes Kota Surabaya.

Tersangka warga Perum Uka Kelurahan Sememi Kecamatan Benowo Kota Surabaya tersebut nyelonong masuk ke kamar kos korban yang merupakan Pasangan Suami Istri (Pasutri) Suhardi (42) dan Kristiani (29).

"Tersangka mencuri Handphone milik korban dalam kondisi di Charger di atas tempat tidur," ujar Kapolsek Tandes Kompol Kusminto, Senin (25/3/2019).

Hindari Lubang Jalan Pengendara Motor Oleng Lalu Tewas Terlindas Truk, Sopir Truk Langsung Kabur

Kapten Persib Bandung Sebut Mantan Bek Madura United Fabiano Memiliki Attitude yang Patut Dicontoh

KPU Tuban Pastikan Sudah Terima Semua Sisa Surat Suara yang Kurang untuk Pemilu 2019

Kusminto menjelaskan tersangka kepergok korban Kristiani ketika keluar dari kamar kosnya. Korban yang melihat ada pria asing masuk ke dalam kamarnya sontak berteriak maling sehingga menciutkan nyali tersangka yang akhirnya mengembalikan Handphone Samsung J7 warna putih hasil curian di atas meja.

Tersangka ditangkap warga setempat bahkan sempat dihajar massa yang kesal karena perbuatannya mencuri di rumah kos.

"Tersangka sudah berulang kali mencuri di sejumlah lokasi di Surabaya barat," ungkapnya.

Ditambahkannya, tersangka merupakan residivis kambuhan sudah beberapa kali keluar masuk penjara karena terlibat kasus pencurian.

Dari catatan Kepolisian tersangka pernah ditahan tiga kali di Polsek Tandes, dua kali di Polsek Lakarsantri dan Polsek Benowo terkait kasus pencurian. Tersangka tidak punya pekerjaan sehingga nekat melakukan pencurian.

"Tersangka baru saja keluar dari Rumah Tahanan di Medaeng lalu melakukan pencurian lagi," jelasnya. (Mohammad Romadoni)

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved