Berita Pamekasan

Tinjau Bedah Rumah dan Kampung Kelir di Perkotaan, Wakil Bupati Pamekasan Rajae Mengaku Miris

Tinjau Bedah Rumah dan Kampung Kelir di Perkotaan, Wakil Bupati Pamekasan Rajae Mengaku Miris.

Tinjau Bedah Rumah dan Kampung Kelir di Perkotaan, Wakil Bupati Pamekasan Rajae Mengaku Miris
TRIBUNMADURA/KUSWANTO FERDIAN
Wakil Bupati Pamekasan, Rajae saat meninjau bedah rumah dan pengecatan 100 rumah di Kampung Asta, Kelurahan Bugih, Kabupaten Pamekasan, Senin (25/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Wakil Bupati Kabupaten Pamekasan, Rajae meninjau pelaksanaan pengecatan dan bedah rumah dalam program 'Wirakarya Kampung Kelir' hasil kerjasama Kwarda Pramuka Jawa Timur dan Kwarcab Pramuka Pamekasan di Kampung Asta, Kelurahan Bugih, Kabupaten Pamekasan, Senin (25/3/2019).

Pantauan Tribunmadura.com, saat Wakil Bupati Pamekasan, Rajae tiba di lokasi, nampak warga setempat antusias menyambut kedatangan orang nomor dua di Pamekasan tersebut.

Rajae mengatakan, dalam kegiatan ini sebanyak 100 rumah di Pamekasan akan di lakukan pengecatan warna-warni serta dilakukan pembedahan 2 rumah milik Abd Salam dan Juhairiyah di Kampung Asta, Kelurahan Bugih, Kabupaten Pamekasan.

“Meski tidak semuanya, semoga tahun berikutnya bisa kebagian program pengecatan ini,” kata Rajae kepada Tribunmadura.com.

Siswi SMP Diperkosa 13 Pria, Pelaku Terima Hukuman Berbeda: Nikmatnya Tak Seberapa, Sengsaranya Lama

Rajae mengungkapkan, untuk program bedah rumah milik Bapak Abd Salam dan Ibu Juhairiyah tersebut, diharapkan bisa menjadi tambahan agar memiliki rumah layak untuk ditempati bersama keluarga. Apalagi kedua keluarga tersebut dikatagorikan paling miskin di Kampung Asta.

“Atas pertimbangan itulah Kwarcab Pramuka Pamekasan berkewajiban untuk mengalokasikan anggaran untuk melakukan bedah rumah dan semoga tahun-tahun berikutnya bisa dilakukan kegiatan serupa,” ujar Rajae.

Rajae mengaku bersyukur bisa secara langsung mengunjungi kampung tersebut karena bisa tahu secara langsung kondisi rumah warga yang tinggal di perkotaan.

“Ternyata inilah realitas kehidupan di lingkungan warga Pamekasan yang tinggal di perkotaan. Ketika kita lihat dari luar, kita pikir Pamekasan sudah maju. Tetapi itulah realita dan ini menjadi tanggung jawab yang harus dituntaskan oleh pemerintahan hari ini,” ucap Rajae.

2 Mucikari Vanessa Angel Jalani Sidang Dakwaan, Nama Pria Penyewa Dibeber & Kronologi Asli Diungkap

Rajae melanjutkan, untuk program 'Kampung Kelir' target dari program tersebut adalah sebagai bentuk kontribusi secara khusus Kwarcab Pamekasan untuk beberapa hal yang bersifat produktif, termasuk pengecatan beberapa rumah.

“Ini tidak hanya sekadar untuk keindahan tapi juga bagaimana memberikan dan menciptakan lingkungan yang bersih untuk masyarakat yang berada di perkotaan,” tegas Rajae.

"Dana bedah rumah ini berasal dari berbagai donatur yang peduli dengan warga kurang mampu dan sudah 47 rumah yang sudah di kerjakan," jelas Rajae menambahi.

Abd Salam, salah satu warga Kampung Asta yang rumahnya dibedah mengucapkan terima kasih atas kepedulian Wakil Bupati Pamekasan, rajae dan khususnya kepada Pemkab Pamekasan.

“Saya hanya bisa mengucapkan mator sakalangkong (terima kasih). Semoga Gusteh Allah membalas amal baik mereka yang sudah membantu memperbaiki rumah saya," kata Abd Salam mengakhiri.

Jawab Keluhan Emak-emak, Jokowi Promosikan Tiga Kartu Sakti Saat Kampanye Terbuka di Banyuwangi

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved