Berita Madiun

Perampokan di Minimarket Madiun, Pelaku Diduga Pakai Senjata Api saat Paksa Pelayan Serahkan Uang

Belum diketahui secara pasti apakah benda yang digunakan pelaku perampokan benar merupakan senjata api atau hanya sekadar korek api berbentuk pistol.

Perampokan di Minimarket Madiun, Pelaku Diduga Pakai Senjata Api saat Paksa Pelayan Serahkan Uang
TRIBUNMADURA.COM/RAHADIAN BAGUS
Minimarket Alfamart di Jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Jumat (29/3/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, MADIUN - Pelaku perampokan diduga menggunakan senjata api untuk mengancam dua pelayan toko saat beraksi di minimarket Alfamart di Jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Jumat (29/3/2019) sekitar pukul 03.38 WIB.

Namun, belum diketahui secara pasti apakah benda yang digunakan pelaku perampokan benar merupakan senjata api atau hanya sekadar korek api berbentuk pistol atau pistol mainan.

"Informasinya seperti itu, namun polisi belum dapat memastikan apakah itu benar-benar senjata api atau mungkin hanya korek api. Kan ada korek api berbentuk senjata api," kata Kasubag Humas Polres Madiun Kota, AKP Ida Royani, Jumat (29/3/2019) siang.

Vanessa Angel Resmi Batalkan Pengajuan Praperadilan, Siap Jalani Proses Tahap Kedua Kasusnya

AKP Ida Royani mengatakan, aksi perampokan itu terekam kamera CCTV minimarket, namun polisi belum dapat memastikan apakah benda yang digunakan pelaku untuk mengancam adalah senjata api.

"Kami saja kalau melihat sekilas saja tidak bisa memastikan bahwa itu benar-benar senjata api," katanya.

AKP Ida Royani menuturkan, pelaku menodongkan benda tersebut kepada dua pelayan kemudian memaksa keduanya untuk menunjukan tempat penyimpanan uang.

Baru Pacaran Dua Bulan, Pria di Malang Nekad Curi Ponsel Kekasihnya saat Ditinggal ke Apotek

Pelaku kemudian menyuruh pelayan untuk mengambil uang tersebut dan menyerahkan kepadanya.

"Jadi yang jaga pada malan itu dua orang. Dua-duanya ditodong diarahkan ke kasir untuk mengambil uang itu. Dipaksa mengambil uang, setelah diserahkan, pelaku kabur," kata AKP Ida Royani.

AKP Ida Royani menyebut, pelaku berjumlah satu orang dan hanya membawa kabur uang.

Berdasarkan keterangan dari pengelola toko, kerugian minimarket sekitar Rp 14.661.000. (rbp)

Pengedar Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap di Bandara Juanda, Simpan Bukti dalam Koper Troli

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved