Breaking News:

Berita Malang

Harga Kargo Udara Naik, Petani Bunga Mawar di Kota Batu Berhenti Kirim Produksi ke Luar Pulau

Yuliati, petani mawar asal Desa Gunungsari mengaku, hal itu sudah ia rasakan sejak dua bulan terakhir.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/SANY EKA PUTRI
Petani mengepak hasil panen mawar yang akan dikirim di Desa Gunungsari, Kota Batu, Rabu (3/4/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, BATU - Petani di Kota Batu ikut merasakan adanya kenaikan harga kargo udara.

Yuliati, petani mawar asal Desa Gunungsari mengaku, hal itu sudah ia rasakan sejak dua bulan terakhir.

Ia menyebut, penurunan yang drastis dari kenaikan kargo bisa mencapai 80 persen.

Sandiaga Uno Gelar Kampanye Akbar Pemilu 2019 di Stadion Semeru Lumajang

Biasanya dalam satu minggu, ia bisa mengirim empat sampai lima kali hasil panen mawarnya.

Tetapi dengan kenaikan, ia terpaksa mengurangi pengiriman.

"Ya terpaksa harus mengurangi pengiriman. Satu minggu kirim dua kali saja itu sudah paling banyak. Berhenti kirim dulu deh sekarang," kata dia, Rabu (3/4/2019).

Ia mengaku, biasa mengirim ke luar pulau, seperti Kalimantan, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi.

Pejabat Kota Batu Ditemukan Tewas di Rumah, Polisi Selidiki Penyebab Meninggalnya Alfas Fatrus Akbar

Hal yang sama juga diungkapkan Dwi Lili Lindayani, petani bunga yang juga sering mengirim ke luar pulau.

Bahkan, tidak jarang ia kecewa karena tiba-tiba pesanannya dari luar pulau dibatalkan.

"Menyiasatinya kami tunggu ada pesanan banyak, baru kirim. Jadi sekalian, biar nggak sedikit-sedikit. Kargo mahal cuma kirim sedikit membuat rugi mbak," ungkapnya.

KPU Pamekasan Pastikan Seluruh Surat Suara Terdistribusi ke TPS H-5 Pelaksanaan Pemilu 2019

Biasanya dalam satu minggu, ia bisa mengirim sebanyak 30 kilogram ke luar pulau.

Tetapi, sekarang ia mengaku, hampir tidak pernah lagi.

"Mengutamakan yang pakai jalur darat saja. Untuk luar pulau nunggu pesanan banyak dulu deh. Kalau masih di Jawa kan masih bisa terjangkau," pungkasnya. (Sun)

Penemuan Mayat Tanpa Kepala di Blitar, Korban Balas Pesan WA Rekannya Sebelum Tewas Dimutilasi

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved