Breaking News:

Miris, Demi Bayar Biaya Ujian Syarat Kelulusan, Siswa SMK Nekat Curi Motor dan Jual di Facebook

Rencana BD (18) seorang pelajar SMK di Surabaya untuk lulus sekolah tahun ini, akhirnya batal.

TRIBUNMADURA.COM/LUHUR PAMBUDI
BD saat digelandang oleh Anggota Polsek Simokerto, Kamis (4/4/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Rencana BD (18) seorang pelajar SMK di Surabaya untuk lulus sekolah tahun ini, akhirnya batal.

Setelah dirinya diciduk oleh Anggota Polsek Simokerto atas kasus pencurian kendaraan bermotor di sebuah halaman parkir Jalan Ngaglik, Kapasari, Genteng, Kamis (7/3/2019) lalu.

Kepada polisi, BD mengaku, aksi pencurian itu dilakukannya, lantaran terdesak kebutuhan biaya ujian praktek untuk persyaratan kelulusan di sekolahnya.

10 Fakta Terbaru dan Penting Guru Honorer Dimutilasi, Dari Bisnis, Pesan Terakhir, Hingga Kebiasaan

Teman Guru Honorer Dimutilasi Rata-rata Bertingkah Gemulai, Isu LGBT Menguat, Begini Jawaban Polisi

Guru Honorer Kediri Dimutilasi & Mayat Dibuang Dalam Koper, Kepalanya Dipenggal Mulai Pangkal Leher

Kapolsek Masdawati Saragih Polsek Simokerto mengatakan, pelaku merupakan pelajar kelas tiga SMK di Surabaya.

Atas kasus yang menimpanya, ungkap Masdawati, pelaku tidak bisa mengikuti ujian nasional dan kelulusannya dari SMK terancam batal tahun ini.

"Pelaku kelas 3 SMK, dia gak bisa lulus tahun ini, uang hasil jual motor mau dibuat bayar ujian praktek," ujarnya pada awak media di Kantor Polsek Simokerto Jalan Kapasan No.192, Sidodadi, Simokerto, Kamis (4/4/2019).

Masdawati menerangkan, berbekal rekaman kamera CCTV yang terpasang di lokasi parkir, pelaku akhirnya dapat diringkus personelnya.

Pelaku menggasak motor beat warna putih bernopol L-5179-AQ itu, dengan cara merusak lubang kunci menggunakan kunci T.

"Geraknya cepat, kunci motor di rusak pakai kunci T," lanjutnya.

UNBK di Pamekasan Ternyata Baru 80 Persen Pelaksanaannya Mandiri, ini Target Pemprov Jatim

Sempat Sapa Ribuan Millenial, Sandiaga Uno Kecele Ternyata Millenial itu Menunggu Atta Halilintar

Sumenep Diguncang Gempa Bumi 4,9 SR, Dua Pulau Terdampak, Lukai Siswa yang Sedang UNBK

Selama jalankan aksinya, pelaku lakuka tidak dengan berkomplot, melainkan sendirian.

Usai menggasak motor curian tersebut, lanjut Masdawati, pelaku langsung menjual motoling hasil curanmor tersebut melalui media sosial Facebook.

"Langsung di posting di Facebook, dengan harga sekitar 2 juta, belum terjual," ujarnya.

Masdawati mengatakan, aksi kejahatan itu bukan kali pertama dilakukan pelaku.  Aksi pencurian yang serupa ternyata berhasil dilakukan pelaku di lokasi yang berbeda.

"Dia pernah curi motor di parkiran indomart juga di Jalan Simokerto. Dia juga pernah curi HP dulu sebauh rumah Granting Baru III-A/43 Surabaya," jelasnya.

Mempertanggungjawabkan perbuatannya, selain batal wisuda tahun ini, BD bakal dikenai pasal 363 dengan ancaman lima tahun kurungan penjara. (Luhur Pambudi)

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved