Breaking News:

Berita Sampang

Keadaan Pelaku Penyebar Hoax Bupati Sampang Terpuruk, Tak Berani Pegang Ponsel dan Orangtuanya Sakit

Sebelumnya, Bupati Sampang, Slamet Junaidi tertimpa kasus penyebaran hoax soal Pemilu 2019.

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
KOLASE TRIBUNNEWS
ilustrasi hoax 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Kementerian Agama Sampang menyatakan siap mengupayakan upaya damai terhadap pelaku penyebar hoax Bupati Sampang, Slamet Junaidi, Abdurrahman.

Sebelumnya, Bupati Sampang, Slamet Junaidi tertimpa kasus penyebaran hoax soal Pemilu 2019.

Pelaku penyebaran hoax Slamet Junaidi diduga merupakan seorang guru sukarelawan asal Kecamatan Robetal, Abdurrahman.

Jeda Waktu Lebih Banyak, Arema FC Siap Hadapi Persebaya atau Madura United di Final Piala Presiden

Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Sampang, Mawardi mengaku, pihaknya bersama kiai dan tokoh kepala desa asal Abdurrahman, siap mengambil perkara ini.

"Karena saya tahu profilnya, seumpama tidak tahu saya tidak akan berani, orangnya pendiam dan tidak banyak tingkah," ujar Mawardi, Sabtu (6/4/2019).

"Saya rasa kasus ini dalam unsur ketidaksengajaan, saya tahu dia hanya terpancing dalam emosi maraknya Pemilu," tambahnya.

Mawardi mengaku, sudah berkunjung ke rumah Abdurrahman.

Saat ditemui di rumahnya, Mawardi menyebut, Abdurrahman dalam kondisi terpuruk dan butuh dukungan orang banyak.

Ulang Tahun ke-28, Fandry Imbiri Janji Tampil Fight Lawan Persebaya Agar Lolos Final Piala Presiden

"Dia tidak bisa melakukan apa-apa. Sampai-sampai dia memegang ponsel saja tidak berani," jelasnya.

"Apalagi kedua orang tuanya sakit, karena mendengar anaknya terkena kasus ini," imbuhnya.

Menurut Mawardi, Abdurrahman sudah berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi.

Abdurrahman bahkan bersedia menulis surat pernyataan, yang disaksikan perwakilan Bupati Sampang dan kepolisian.

"Bupati sampang sangat bijak sekali. Tidak menanggapi persoalan ini secara frontal karena beliau paham bahwa ini merupakan persoalan ketidaksengajaan saja," katanya.

Madura United Vs Persebaya Surabaya, Dejan Antonic Ingin Akhiri Laga Manis Tanpa Babak Adu Penalti

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved