Breaking News:

Berita Surabaya

Sebelum Mendaki Gunung Arjuno, Siswa SMKN 5 Surabaya Pamit Akan Membuat Heboh ke Keluarga

Keluarga korban mengaku, anak bungsu dari dua bersaudara itu, pamit akan berlibur bersama enam teman sekolahnya.

TRIBUNMADURA.COM/NUR IKA ANISA
Foto siswa SMKN 5 Surabaya yang hilang di Gunung Arjuno, Sabtu (6/4/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Tak ada pesan khusus yang disampaikan Faiqus Syamsi, siswa SMKN 5 Surabaya, korban hilang di Gunung Arjuno, yang ditemukan tinggal tulang belulang.

Keluarga korban mengaku, anak bungsu dari dua bersaudara itu, pamit akan berlibur bersama enam teman sekolahnya.

"Kalau pamit, iya pamit liburan, mendaki juga sesuai perizinan," kata paman korban, Nanang bersama Syafi, di rumah duka Jalan Kendangsari, Surabaya, Sabtu (6/4/2019).

Siswa SMKN 5 Surabaya Pendaki Gunung Arjuno Ditemukan Tinggal Kerangka setelah 5 Bulan Hilang

"Hanya sebelum pergi, dia bilang ke ibunya mau membuat heboh," sambung dia.

"Nanti saya mau bikin heboh, bu. Tidak ada permintaan hanya bilang begitu," katanya menirukan ucapan keponakannya.

Keluarga mengaku sempat tak mengerti maksud perkataan remaja 17 tahun itu.

Dua hari setelah pendakian, keluarga mendapat kabar FS hilang dari rombongan, pada 19 Desember 2018 lalu.

Gold For Work Bank Sampah PT Pegadaian Serentak Dimulai di Sumenep, Pilah Sampah Bisa Menabung Emas

Petugas SAR Surabaya bersama tim relawan, dikerahkan untuk mencari FS dengan ciri-ciri kaus putih, celana hitam, dan bersepatu abu-abu itu.

"Waktu itu dari data perizinan ada sekitar 439 pendaki artinya kondisi di sana musim pendakian, ramai memang," kata Nanang yang juga anggota relawan.

Sekitar lima bulan sejak kabar hilang teesebut, tubuh FS ditemukan hanya kerangka kaki dan tangan di lokasi Lembah Kidang.

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Pembunuhan Guru Honorer, Pemburuan Pelaku Dilakukan di Wilayah Jatim

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved