Berita Madiun

Satpol PP Madiun Segel Aktivitas Penggalian Material Tanah Tak Berizin di Desa Banjarsari Wetan

Petugas Satpol PP Madiun menyegel aktivitas penggalian tanah material tanah yang tidak berizin di Desa Banjarsari Wetan, Kecamatan Dagangan.

Satpol PP Madiun Segel Aktivitas Penggalian Material Tanah Tak Berizin di Desa Banjarsari Wetan
TRIBUNMADURA.COM/RAHADIAN BAGUS
Petugas Satpol PP bersama petugas dari kepolisian dan TNI melakukan penyegelan di lokasi galian tak berizin di Desa Banjarsari Wetan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Senin (8/4/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, MADIUN - Petugas Satpol PP Madiun menyegel aktivitas penggalian tanah material tanah yang tidak berizin di Desa Banjarsari Wetan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Senin (8/4/2019).

Pantauan di lokasi, selain petugas Satpol PP Madiun, juga tampak sejumlah petugas kepolisian dari Polsek Dagangan, anggota TNI dari Koramil Dagangan, perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup dan DPMPTSP.

Kabid Penertiban dan Penegakan Perda Satpol PP Madiun, Eko Budi Hastanto mengatakan, penyegelan lokasi itu dilakukan berdasarkan Permen LH no 2 tahun 2013.

Kapolda Jatim Imbau Bonek dan Aremania Tak Away ke Kandang Lawan pada Final Piala Presiden 2019

"Gini, dasar kami Permen LH no 2 tahun 2013, tentang pedoman sanksi adminsitratif di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Jadi dasar kami itu," kata Eko Budi Hastanto.

Eko Budi Hastanto menuturkan, pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Madiun telah membuat ketentuan bahwa di lokasi telah terjadi pelanggaran kriteria baku ketusakan lingkungan hidup.

"Selain itu, dasar kami. Pengusaha juga tidak memiliki izin Lingkungan Hidup, srsuai PP 27 tahun 2012, kaitannya dengan izin lingkungan hidup. Juga tidak memiliki dukungan izin lingkungan hidup yang lain, UKL, UPL, amdal," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Satreskrim Polres Madiun memanggil tujuh orang untuk dimintai keterangan terkait dengan kegiatan penggalian tanah material tanah yang tidak berizin di Desa Banjarsari Wetan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.

Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Gelar ITS Expo 2019, Usung Pameran Budaya dan Teknologi

Kasat Reskrim Polres Madiun, AKP Logos Bintoro mengatakan, saat ini pihaknya fokus untuk menyelidiki dampak kerusakan lingkungan akibat galian tak berizin itu.

Rencananya, pekan ini akan dilakukan gelar perkara awal untuk menentukan ada tidaknya unsur pidana dan naik ke tahap penyidikan.

Untuk diketahui, diduga praktek penggalian tanah di lokasi tersebut telah berlangsung sejak 2017.

Galian tanah yang dikelola pengusaha berinisial A ini, awalnya mengajukan ijin usah kolam pemancingan melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Madiun.

Namun, sebelum izin keluar, sudah dilakukan penggalian hingga kedalaman sekitar 15 meter.

Sementara, material galian berupa tanah belum diketahui dijual atau dibawa ke mana. (rbp)

Motor Terbakar di SPBU Demakan Bojonegoro, Percikan Bunga Api dari Busi Diduga Jadi Penyebab

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved