Rumah Politik Jatim

Dahlan Iskan Jadi Proyeksi Menteri Kabinet Prabowo-Sandi, Ungkap Alasan Dukung Prabowo Pilpres 2019

Dahlan Iskan mengaku, tak puas dengan kinerja presiden saat ini yang kembali mencalonkan diri, Joko Widodo.

Dahlan Iskan Jadi Proyeksi Menteri Kabinet Prabowo-Sandi, Ungkap Alasan Dukung Prabowo Pilpres 2019
Kompas.com/SABRINA ASRIL
Dahlan Iskan 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Dahlan Iskan mengungkapkan alasannya menjatuhkan pilihan pada Calon Presiden dan Wakil Presiden RI nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno

Dahlan Iskan mengaku, tak puas dengan kinerja presiden saat ini yang kembali mencalonkan diri, Joko Widodo.

Dahlan Iskan menjadi satu di antara sejumlah nama calin menteri yang dipilih Prabowo Subianto saat dirinya menang Pilpres 2019 mendatang.

Sering Bersolek Mirip Cewek, AS Bunuh Guru Honorer Dimutilasi Usai Pulang Menjadi TKI di Malaysia

UPDATE TERKINI, Hasil Survei Pilpres 9 Lembaga, 6 Menangkan Jokowi-Maruf 3 Unggulkan Prabowo-Sandi

Tiket Gratis KA Pandanwangi Rute Jember-Banyuwangi PP, Bisa Cicip Suwar-Suwir dan Prol Tape Juga

"Lima tahun yang lalu, saya mendeklarasikan besar-besaran mendukung Pak Jokowi. Saat itu, saya berharap banyak, Pak Jokowi memiliki program Revolusi Mental," kata Dahlan Iskan pada acara Pidato Kebangsaan Prabowo di Surabaya, Jumat (12/4/2019)

"Sehingga, kami percaya saat itu akan membuat pendapatan perkapita menjadi $7000USD dari sebelumnya sudah 5000USD. Sayang, itu tak terlaksana," sambung dia.

Dahlan Iskan membantah, pilihan ini didasarkan pada nasibnya selama lima tahun terakhir.

"Karena itu, saya hari ini menjatuhkan pilihan ke Pak Prabowo. Bukan karena nasib saya lima tahun terakhir. Itu saya ambil dengan risiko sebagai seorang pengabdi," jelas mantan Menteri BUMN ini.

UPDATE TERKINI, Betis Diperban Pembunuh Guru Honorer Dimutilasi Digelandang ke Polda, Ini Kondisinya

Nama Calon Menteri di Bawah Kabinet Prabowo Subianto-Sandiaga, Ada Dahlan Iskan hingga Rocky Gerung

Dahlan Iskan mengatakan, berani memberikan pilihan tersebut dengan segala konsekuensinya.

"Seperti Pak Jokowi menjadi presiden difitnah selama 4,5 tahun. Bahkan, juga seperti Pak Prabowo, difitnah selama 17 tahun," katanya.

Selain itu, dukungan ini diberikan mempertimbangkan usulan para Dahlanis, komunitas yang selama ini mendukungnya.

"Para Dahlanis di seluruh Indonesia juga sudah berkumpul di pemilu sebelumnya. Ini dilakukan untuk mengambil sikap, antara memihak Pak Prabowo atau Pak Jokowi," katanya.(bob)

Pembunuh Guru Honorer Dimutilasi Pakai Koper Milik Ibunya untuk Bungkus Potongan Tubuh Korban

Penulis: Bobby Koloway
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved