Breaking News:

Pemprov Jatim Siap Cairkan Tunjangan Imam Masjid dan Penghafal Alquran, Slot Hafidz Belum Penuh

Pemprov Jatim bersiap mencairkan program Jatim Berkah yang memberikan tunjangan untuk imam masjid dan para penghafal Alquran.

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
The Independent
ilustrasi Alquran 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pemprov Jatim bersiap mencairkan program Jatim Berkah yang memberikan tunjangan untuk imam masjid dan para penghafal Alquran.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, Hudiyono menyampaikan, program pemberian tunjangan ini adalah program khusus yang diberikan oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

"Tahun ini ada 11 ribu imam masjid dari banyak daerah, mulai pesisir, pinggiran sampai pegunungan diberikan tunjangan oleh Pemprov Jatim, pemberian tunjangan ini baru dimulai tahun ini inisiasi dari gubernur Khofifah," kata Hudiyono, Minggu (21/4/2019).

Dejan Antonic Minta Madura United Lebih Fokus Lawan Persebaya Surabaya, Akui Tak Mau Kembali Gagal

Besaran tunjangan yang diberikan pemprov bagi para imam masjid, senilai Rp 150 ribu per bulan atau sebesar Rp 1,8 juta setahun.

Tunjangan ini diberikan pemerintah dari anggaran APBD Pemprov Jatim.

"Sekarang sedang proses pencairan, bulan ini cair," kata Hudiyono.

Selain memberikan tunjangan bagi imam masjid, program Jatim Berkah juga memberikan tunjangan bagi para penghafal Alquran atau hafidz, dengan nilai sebesar Rp 150 ribu perbulan atau Rp 1,8 juta per tahun.

Mulai Langka, Pohon Mangrove Ceriops Decandra Tumbuh Subur di Pesisir Pantai Utara Bangkalan Madura

Dikatakan Hudiyono, ada sebanyak 4000 penghafal Alquran yang ditarget akan menerima tunjangan tersebut tahun ini.

Akan tetapi, sampai saat ini yang sudah terdata dan lolos seleksi bari 2026 orang saja, sehingga slot kuota penerima tunjangan belum penuh.

"Untuk penerima tunjangan penghafal quran ada tesnya, ada seleksinya. Mereka diseleksi untuk bacaannya, hafalannya oleh ahli Alquran, dan begitu lolos akan terdata sebagai penerima tunjangan," tegasnya.

Mereka yang bisa menerima tunjangan ini, termasuk pengajar Alquran namun yang juga memiliki hafalan Alquran.

KPU Sumenep Pastikan PSU Pemilu 2019 di Masalembu, Pengiriman Logistik Dilakukan Lewat Jalur Laut

Mereka dipersilakan untuk mendaftar ke Pemprov Jatim agar bisa membantu dalam memberikan tunjangan pada penghafal Alquran.

Lebih lanjut, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pihaknya sengaja membuat program Jatim Berkah untuk kemaslahatan masyarakat Jawa Timur.

Menurutnya, memberikan tunjangan ini adalah salah satu untuk mengetuk dan meminta keberkahan anggaran negara agar bisa dimaksimalkan untuk kesejahteraan rakyat.

"Kami ingin memberikan tetesan kesejahteraan pada mereka, para imam masjid, dan para mereka yang menjaga Alquran," kata Khofifah Indar Parawansa.

Harga Daging Sapi di Tuban Terpantau Stabil Jelang Bulan Ramadan, Jenis Ini yang Mengalami Kenaikan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved