Berita Magetan

Pondasi Tergerus Longsor, Jembatan Penghubung Dua Kecamatan di Magetan Terancam Putus

Jembatan penghubung dua kecamatan di Kabupaten Magetan, terancam putus, Minggu (21/4/2019).

Pondasi Tergerus Longsor, Jembatan Penghubung Dua Kecamatan di Magetan Terancam Putus
TRIBUNMADURA.COM/DONI PRASETYO
Jembatan penghubung Kecamatan Kawedanan dan Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, terancam putus, Minggu (21/4/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, MAGETAN - Sebuah jembatan penghubung dua kecamatan di Kabupaten Magetan, terancam putus, Minggu (21/4/2019).

Jembatan yang menghubungkan Kecamatan Kawedanan dan Kecamatan Ngariboyo ini tampak pondasi penyangga badan jembatan hampir putus karena longsor.

"Jembatan ini diketahui pondasinya kropos, tinggal separo, sekitar dua pekan lalu," ujar Budi Ari Prasetyo, warga Desa Selorejo, Kecamatan Kawedanan.

KPU Kota Malang Ajukan PSU Pemilu 2019 di Dua Lokasi TPS, Jadwal Dilaksanakan 25 April Mendatang

"Sejak itu, warga sepakat menutup jembatan itu dan minta warga memutar melewati jalan alternatif sekitar enam kilometer," sambung dia.

Budi mengatakan, jembatan itu biasa digunakan warga sekitar, terutama untuk bekerja dan bersekolah.

"Kasihan anak anak sekolah, sejak jembatan ditutup, mereka harus mencari jalan alternatif sejauh sekitar enam kilometer," ucap dia.

"Selain jarak bertambah panjang, waktu yang ditempuh anak anak sampai sekolah juga tambah lama," tambahnya.

Harga Kebutuhan Bumbu Dapur di Gresik Mulai Merangkak Naik, Faktor Cuaca Disebut Jadi Pengaruhnya

Menurut Budi Ari, aparat Desa Selorejo sudah melapor ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) dan sudah mengecek kondisi jembatan yang sudah berusia lebih 30 tahun ini.

"Kantor desa sudah melaporkan ke Pemda dan DPU PR sudah ngecek ke jembatan ini. Kabarnya, saya tidak dengar langsung, akan dibangun Pemda, tapi menunggu APBD Perubahan sekitar bulan Oktober 2019," kata Budi Ari.

Sekretaris Dinas PUPR Magetan, Muchtar Wahid mengaku, pihaknya sudah melihat kerusakan di Jembatan Selorejo itu dan akan segera memperbaiki kerusakan itu.

Nikmati Hari Raya Paskah di Hotel Shangri-La Surabaya, Restoran Disulap Jadi The Chocolate Factory

"Bukan pondasi yang kropos tergerus air, tapi penyangga jembatan yang kebetulan berada di tikungan," jelas Muchtar Wahid

"Penyangga jembatan ini yang tergerus air, kemudian sebagian ambrol, cukup parah," tambah dia.

Dikatakan Muchtar Wahid, kebetulan ada anggaran yang mestinya untuk biaya membenahi talud sungai di bagian lain di Desa Selorejo, nantinya dialihkan untuk biaya perbaikkan jembatan itu.

"Anggaran sebesar Rp 172 juta yang mestinya untuk membiayai perbaikkan talud di bagian lain di sungai itu, dialihkan dulu untuk biaya perbaikkan jembatan yang dianggap punya skala prioritas yang harus didahulukan," tandas dia.(tyo)

Perbaikan Manyar Gresik Ditargetkan Rampung Akhir Bulan April, Aspal Jalan Setebal 60 Centimeter

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved