Breaking News:

Gubernur Khofifah Saksi Kasus Romahurmuziy di Polda Jatim, Ungkap Dicecar KPK Pertanyaan Soal ini

Gubernur Khofifah Jadi Saksi Kasus Romahurmuziy di Polda Jatim, Ungkap Dicecar Pertanyaan Soal ini

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat diwawancara di Gedung Grahadi, Jumat (26/4/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membenarkan dirinya baru saja diperiksa KPK sebagai saksi untuk tersangka jual beli jabatan di lingkungan Kemenag yang menyeret Romahurmuziy sebagai tersangka.

Khofifah membenarkan bahwa dirinya menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Polda Jawa Timur, Jumat (26/4/2019) pagi. Ia mengaku tiba di Mapolda pagi hari sekitar pukul 09.55 WIB.

"Saya pagi tadi itu RUPS dulu di BPD. Setelah RUPS lalu jam 10 kurang 5 menit lah tiba di Polda. Seluruh proses dari mulai ngisi data sampai tanda tangan BAP berjalan 1,5 jam," kata Khofifah.

BREAKING NEWS - Angkut 31 Penumpang, Bus Pahala Kencana Ringsek Tabrak Truk di Tol Jombang-Mojokerto

Jokowi-Maruf Menang Pilpres 2019, Bayi di Pasuruan ini Diberi Nama Khusus Gabungan Capres & Cawapres

Setelah Sekian Lama, Suzuki New Jimny Ngaspal Lagi di Indonesia, Harganya Disebut Cuma Rp 300 Jutaan

Gubernur Jatim Khofifah tak menyebutkan berapa banyak pertanyaan yang diajukan KPK padanya. Namun ia mengatakan bahwa apa yang dibahas tidak menjurus seperti klarifikasi.

Melainkan pertanyaan-pertanyaan mendasar tentang mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy, mantan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur (Kemenag Jatim) Haris Hasanudin, dan mantan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi.

"Saya dimintai keterangan saksi untuk Pak Romy, Pak Haris dan Pak Muafaq ya. Nggak sejauh itu lah (klarifikasi)," kata Khofifah.

Lebih lanjut Khofifah mengatakan, dalam proses dimintai keterangan sebagai saksi ada sejumlah jenis pertanyaan. Selain lisan juga ada beberapa yang tertulis yang semuanya harus diisi detail oleh Khofifah.

"Ada yang tertulis pertanyaannya. Ada biodata, nama orang tua, nama mertua, lalu pernah menjabat apa saja, gitu sih," katanya.

Menurutnya, seluruh proses pemeriksaan itu tidak membutuhkan waktu yang lama. Hanya 1,5 jam saja. Namun ia mengaku memang lebih lama keluar dari Mapolda lantaran alasan lain yang bukan proses pemeriksaan.

BPP Jatim Prabowo-Sandi Klaim Ada Kecurangan dan Enggan Tandatangan Rekap Suara, KPU Sebut Tetap Sah

Dari Artis hingga Politisi Senior, Inilah 6 Caleg yang Terancam Tak Lolos ke DPR RI dari Dapil Jatim

Menikahi Wanita Asal Indonesia Bikin Jatuh Miskin, Bule ini Ngaku Menyesal, Isi Curhatnya Memilukan

"Cuma 1,5 jam. Tapi aku tadi memang keluarnya nunggu pak Kapolda selesai salat jumat," tegasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved