Pelaku Pemerkosaan Babak Belur Dihajar Massa, Gunakan Pisau untuk Mengancam Korban Saat Beraksi

Pelaku Perkosaan Babak Belur Dihajar Massa, Gunakan Pisau untuk Mengancam Korban Saat Beraksi

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Aqwamit Torik
ISTIMEWA
ilustrasi 

TRIBUNMADURA.COM, JEMBER - Seorang pemerkosa babak belur dihajar warga di Kelurahan Karangrejo Kecamatan Sumbersari, MInggu (28/4/2019).

Kini pemerkosa itu, M Yulianto alias Riyan (20), warga Lingkungan Pelindu Kelurahan Karangrejo Kecamatan Sumbersari telah ditahan di Mapolsek Sumbersari.

Perkosaan itu juga disertai dengan mengancam memakai pisau.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB itu menimpa seorang perempuan berusia 35 tahun yang tinggal di sebuah perusahan di Kecamatan Sumbersari.

Hasil Pileg 2019 Kota Malang: PDIP Amankan 11 Kursi, PKS Naik 2 Kali Lipat & PSI Langsung Unjuk Gigi

Bawaslu Jatim Ungkap Beragam Pelanggaran Pemilu 2019 yang Ditemukan di Wilayah Jawa Timur, Apa Saja?

Kecelakaan Adu Moncong Antara Motor dengan Mobil, Timbulkan Suara Keras Sampai Tetangga Berhamburan

Perempuan yang berasal dari Kabupaten Lumajang itu tinggal di perumahan itu bersama adiknya. Saat peristiwa terjadi, sang adik tidak ada di rumah.

Sementara Riyan merupakan seorang kuli bangunan yang sedang bekerja di kompleks perumahan yang ditinggali korban.

Saat mengetahui rumah korban sepi, dan korban seorang diri, Riyan mendatangi rumah tersebut.

"Pelaku mengancam korban memakai pisau. Dia menodongkan pisaunya ke leher korban," ujar Kapolsek Sumbersari Kompol Faruk Mustafa Kamil kepada Surya (TribunMadura.com grup), Minggu (28/4/2019).

Korban tidak bisa melawan secara keras karena ditodong pisau. Riyan kemudian menarik perempuan itu ke salah satu kamar. Di kamar itulah, Riyan memerkosa perempuan itu.

"Korban sudah memberontak tetapi kalah tenaga," imbuh Faruk. Usai melakukan perbuatan bejadnya, Riyan melarikan diri. Dia bersembunyi tidak jauh dari perumahan itu.

Korban minta tolong kepada warga sekitar. Warga sekitar bisa menemukan Riyan yang bersembunyi, hingga akhirnya dia sempat dihajar warga. Polisi lantas mengamankan Riyan.

Derby Suramadu di Piala Indonesia Akan Segera Bergulir, Madura United Batalkan Agenda TC, Persebaya?

Pendukung Prabowo Merapat ke Jokowi Minta Imbalan Kursi Menteri, Maruf Amin Sebut Semoga Dikabulkan

Massa Geruduk Kantor KPU Pamekasan, Sampaikan Tuntutan Agar Prabowo Ditetapkan Sebagai Presiden

Polisi langsung melakukan pemeriksaan, termasuk mendatangi lokasi kejadian setelah mendapatkan laporan tersebut.

"Sejumlah barang bukti juga sudah kami amankan, antara lain pakaian korban dan pisau yang dipakai pelaku untuk mengancam korban," imbuh Faruk.

Polisi menjerat Riyan memakai Pasal 285 KUHP subsider Pasal 335 KUHP tentang perkosaan dan ancaman dengan kekerasan. (Sri Wahyunik)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved