Breaking News:

Ibu Kota Negara Pindah

Anies Baswedan Beri Gambaran Keadaan Jakarta Jika Ibu Kota Negara Pindah ke Luar Pulau Jawa Terjadi

Gubernur DKI Jakarta memberikan penilaiannya jika Ibu Kota Negara Pindah ke luar Pulau Jawa.

Instagram/aniesbaswedan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan 

Diharapkan, nantinya pertumbuhan ekonomi bisa merata di setiap wilayah setelah rencana pemindahan Ibu Kota dilakukan.

Lebih lanjut, Anies Baswedan menilai, meski ibu kota dipindahkan dari Jakarta, tidak akan mengurangi permasalahan di Jakarta.

"Masalah yang ada di Jakarta tetap harus diselesaikan dan ini menjadi komitmen dari pemerintah kita semua berkomitmen bahwa rencana pemprov untuk melakukan pembagunan masif itu tetap akan dijalankan," ucap Anies di Pasar Kenari, Jakarta Pusat, Senin (29/4/2019).

Dalam paparan rapat terbatas Presiden dan jajarannya disebutkan bahwa yang akan dipindah hanyalah aspek pemerintahan administrasi.

UPDATE SITUNG KPU RI PILPRES 2019: Jokowi-Maruf Amin Unggul Selisih 12,38 Persen dari Prabowo-Sandi

Namun, kegiatan ekonomi, perdagangan hingga perbankan tidak mengalami perubahan.

"Jadi yang pindah itu hanya kegiatan administrasi pemerintahan di kantor-kantor kementerian. Jadi bukan memindahkan kegiatan perekonomannya di luar. Perekonomian dan lain-lain tetap di Jakarta," ujarnya.

Anies Baswedan juga menilai, rencana pemindahan ibu kota tidak akan mengurangi kemacetan di Jakarta.

"Jadi perpindahan ibu kota tidak otomatis mengurangi kemacetan, karena kontributor kemacetan di Jakarta adalah kegiatan rumah tangga dan kegiatan swasta. Bukan kegiatan pemerintah," tuturnya.

Kuli Bangunan Perkosa Janda 35 Tahun, Rencana Pelaku Muncul setelah Kerap Bekerja di Rumah Korbannya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Rencana Pemindahan Ibu Kota, Bagaimana Nasib Jakarta?

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved