Pria ini Bawa Kabur Kekasih yang Masih di Bawah Umur Hingga Empat Hari, Akui Sempat Bersetubuh

Pria ini Bawa Kabur Kekasih yang Masih di Bawah Umur Hingga Empat Hari, Akui Sempat Bersetubuh

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/ERWIN WICAKSONO
Tersangka Darsono saat diringkus petugas Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Malang, menuju ruang penyidik, Kamis (2/4/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Pria 23 tahun asal Warga Dusun Kaplingan, Desa Sumbernongko, Kecamatan Pagak bernama Darsono, diringkus jajaran Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Malang, Rabu (1/5/2019).

Darsono yang berprofesi sebagai penjual bakpao ditahan, lantaran membawa kabur anak perempuan berusia 15 tahun asal Kecamatan Dampit.

Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Malang, Ipda Yulistiana Sri Iriana menjelaskan, tersangka menyembunyikan Mawar (nama samaran) di rumah kakaknya.

Tersangka mengaku memiliki hubungan asmara dengan korban yang masih duduk di bangku SMP itu.

Secara kronologis, Yulistiana menerangkan penangkapan terhadap tersangka berawal dari laporan orang tua korban. Kala itu tersangka berhasil diringkus saat sedang mendekam di rumahnya.

Hasil Ijtima Ulama 3: Haruskan Jokowi Didiskualifikasi dari Pilpres 2019 dan Bahas Kecurangan Pemilu

Tanah Sudah Bersertifikat, Namun Malah Dipondasi dan Dipagar oleh Orang Lain

Hasil Pileg 2019 - Kalahkan Wasekjen PDIP, Diva Pop Krisdayanti Raih Suara Tertinggi di Kota Batu

"Tersangka dengan korban adalah sepasang kekasih. Mereka pacaran selama enam bulan. Mereka kenalan lewat media sosial," terang Yulistiana ketika dikonfirmasi, Kamis (2/5/2019).

Yulistiana menambahkan, setelah mengenal satu sama lain akhirnya keduanya berpacaran. Saat hari Minggu (21/4/2019), tersangka menjemput korban lantaran korban mengaku sedang memiliki masalah.

Korban selanjutnya diajak jalan-jalan ke Stadion Kanjuruhan.

Usai jalan-jalan tersangka tidak diantarkan pulang. Namun diajak pergi ke rumah kakaknya di Kecamatan Pagak dan menginap selama empat hari.

"Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 81 jonto 76D dan pasal 82 jonto pasal 76E Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, jonto pasal 332 KUHP tentang membawa lari anak di bawah umur," tutup Yulistiana.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved