Diputus Bebas dari Kasus Money Laundry Dana Kadin Jatim, La Nyalla Ditunggu Kejati Jatim, Kenapa?

Diputus Bebas dari Kasus Money Laundry Dana Kadin Jatim, La Nyalla Ditunggu Kejati Jatim, Kenapa?

Diputus Bebas dari Kasus Money Laundry Dana Kadin Jatim, La Nyalla Ditunggu Kejati Jatim, Kenapa?
TRIBUNNEWS/HERUDIN
La Nyalla Mattalitti 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim mengaku pihaknya sudah menerima salinan putusan tingkat kasasi perkara dugaan korupsi dana hibah Pemprov Jatim dengan terdakwa La Nyalla Mattalitti.

Hal ini diungkapkan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim, Didik Farkhan Alisyahdi

“Benar kita sudah menerima salinan putusan dari Mahkamah Agung. Dan kita siap melaksanakan eksekusi sesuai yang diperintahkan dalam isi putusan,” ujar mantan Kepala Kejari Surabaya itu, Sabtu, (4/5/2019).

Masih kata Didik, pihaknya hanya tinggal menunggu kedatangan La Nyalla ke kantor Kejari Surabaya guna melaksanakan proses administrasi, termasuk tahapan pembukaan blokir terhadap dua rekening milik La Nyalla, yang saat itu sempat dijadikan barang bukti dalam persidangan.

Sempat Banjir Ucapan Selamat, Ahmad Dhani & Istri Gagal Jadi DPR, Mulan Makan Bakso di Pinggir Jalan

Meski Meraih 35 Ribu Suara, Ahmad Dhani Tetap Tidak Lolos ke Senayan, Juga Tiga Artis Ternama ini

Pria yang Sebut Habib Rizieq Cucu Anjing di WhatsApp (WA) Grup, Minta Maaf di Hadapan FPI dan Polisi

Untuk diketahui, La Nyalla diputus bebas dari dakwaan dugaan kasus korupsi dan pencucian uang dana hibah di Kadin Jatim oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat tahun 2016 silam.

Terhadap putusan itu, Jaksa tak terima dan mengajukan kasasi ke MA. Setahun kemudian, yakni 2017, MA memutuskan menolak kasasi Jaksa.

Putusan bebas La Nyalla di Pengadilan tingkat pertama dikuatkan.

Putusan kasasi dengan nomor register 765 K/PID.SUS/2017 diketok pada tanggal 18 Juli 2017.

Sidang kasasi dipimpim oleh hakim agung Prof Surya Jaya dibantu hakim agung Prof Mohamad Askin dan hakim agung Leopold Luhut Hutagalung.

Ditanya soal potensi upaya pengajuan Peninjauan Kembali (PK) atas putusan bebas perkara ini, Didik enggan berspekulasi.
 

Penulis: Syamsul Arifin
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved