Breaking News:

Berita Malang

Diprotes Warga Setempat, Pasar Takjil di Jalan Soekarno Hatta Kota Malang Terancam Tak Digelar

Pasar takjil di Jalan Soekarno Hatta Kota Malang terancam tidak digelar pada bulan Ramadan tahun ini.

TRIBUNMADURA.COM/M RIFKY EDGAR
Spanduk menolak pasar takjil di Jalan Soekarno Hatta, Kota Malang, Senin (6/5/2019). 

Pasar takjil di Jalan Soekarno Hatta Kota Malang terancam tidak digelar pada bulan Ramadan tahun ini

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Pasar takjil yang terletak di Jalan Soekarno Hatta, Kota Malang, tampaknya tak akan diadakan lagi pada bulan Ramadan tahun ini.

Pasar yang selalu ada di tiap bulan Ramadan itu, mendapat penolakan dari warga RW 16 Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Sejumlah spanduk terpampang di pinggir jalan tempat berjualan takjil tersebut.

Tingkatkan Kelayakan Makanan, Wali Kota Madiun Ingin Pedagang Pentol di Sekolah Punya ID Card

Namun, SURYAMALANG.COM (Grup TribunMadura.com), belum bisa mengkonfirmasi kejadian ini kepada warga setempat.

Dari surat edaran yang ada, menyebutkan bahwa mereka keberatan dengan adannya pasar takjil.

Mereka menuliskkan tujuh poin keberatan dengan adanya pasar takjil tersebut, seperti mengganggu aktifitas warga setempat maupun pengguna kendaraan dan parkir yang tidak tertib.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Malang, Sutiaji membenarkan, telah mendapati surat edaran tersebut di media sosial.

Untuk itu, Sutiaji mengaku, segera memanggil Camat Lowokwaru, Lurah, dan Satpol PP Kota Malang, untuk segera menyelesaikan permasalahan ini.

Perpustakaan Pamekasan Ramai Dikunjungi Masyarakat saat Bulan Ramadan, Tempat Ngabuburit yang Nyaman

"Kami saat ini memang konsen, jangan sampai ada yang jual tapi mengganggu ketertiban umum," ucap Sutiaji, Senin (6/5/2019).

Dari hasil kesepakatan itu, Sutiaji mengimbau kepada seluruh pedagang takjil di Jalan Soekarno Hatta, agar tidak mengganggu pengguna jalan.

"Kami tidak melarang pedagang berjualan, silahkan saja jika ingin berjualan tapi yang tertib dan jangan merugikan," ujarnya.

Sutiaji juga berencana menggeser pasar takjil di Jalan Soekarno Hatta untuk bergesar dan tidak memakan badan jalan.

Orang nomor satu di Kota Malang itu menyarankan, pedagang untuk berjualan di dalam halaman Taman Krida Budaya.

"Berjualan di dalam Taman Krida kan bisa. Tapi ya gitu harus izin dulu. Pokoknya jangan di badan jalan. Nanti akan kami tertibkan," tandasnya.

Pelajar SD dan SMP di Kota Madiun Hanya Sekolah 5 Hari, Pemberlakuan Dimulai Tahun Ajaran Baru Depan

Penulis: Mohammad Rifky Edgar
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved