Berita Madiun

Mengenal Masjid Sewulan di Madiun, Masjid Kuno dengan Arsitektur Jawa Hadiah dari Keraton Kartasura

Masjid Sewulan didirikan Raden Mas Bagus Harun atau Kiai Ageng Basyariyah pada tahun 1740 M.

Mengenal Masjid Sewulan di Madiun, Masjid Kuno dengan Arsitektur Jawa Hadiah dari Keraton Kartasura
TRIBUNMADURA.COM/RAHADIAN BAGUS
Masjid Sewulan di Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Minggu (11/5/2019). 

Masjid Sewulan didirikan Raden Mas Bagus Harun atau Kiai Ageng Basyariyah pada tahun 1740 M

TRIBUNMADURA.COM, MADIUN - Di Kabupaten Madiun, terdapat masjid kuno yang masih terjaga, yakni Masjid Sewulan berlokasi di Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan.

Pegiata Budaya Madiun, M Baidhowi mengatakan, sebagian besar bangunan Masjid Sewulan masih asli dan dipertahankan pengelola masjid.

"Masjid Sewulan ini bangunannya masih asli semua. Ada renovasi tapi hanya sebagian kecil saja, tetapi hampir 90 persen bangunan masih asli," katanya, Minggu (11/5/2019).

Menyamar Sebagai Jemaah yang Hendak Salat, Dua Maling ini Curi Kotak Amal Masjid di Bulan Ramadan

M Baidhowi menuturkan, Masjid Sewulan didirikan Raden Mas Bagus Harun atau Kiai Ageng Basyariyah, pada tahun 1740 M/1160 H.

Arsitektur bangunan masjid ini kental dengan arsitektur Jawa, seperti masjid kuno di daerah Jawa Tengah dan DIY.

Menurut dia, Masjid Sewulan dibangun oleh Kiai Ageng Basyariyah di atas tanah hadiah dari keraton Kartasura.

Kiai Ageng Basyariyah saat itu diberi tanah pardikan karena berhasil mengembalikan Kartasura dari tangan tentara China yang merebut keraton pada tahun 1743-1741.

Untuk masuk di kawasan masjid, pengunjung harus melewati gapura pintu masuk.

Di halaman masjid terdapat pohon sawo yang usianya sudah tua.

Bulan Ramadan, Minarak Brantas Gas Ajak Warga Buka Puasa Bersama di Sekitar Pengeboran

Halaman
123
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved