Berita Kediri

Praktik Prostitusi Online di Kediri Terungkap, Pasangan Bukan Suami Istri Kencan Lewat Tawaran WA

Tindak pidana perdagangan manusia dan praktik prostitusi online terjadi di Kabupaten Kediri.

Praktik Prostitusi Online di Kediri Terungkap, Pasangan Bukan Suami Istri Kencan Lewat Tawaran WA
bbc.com
ilustrasi hotel prostitusi 

Tindak pidana perdagangan manusia dan praktik prostitusi online terjadi di Kabupaten Kediri

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI - Unit PPA Polres Kediri mengungkap kasus tindak pidana perdagangan manusia dan praktik prostitusi online.

Para pelaku diamankan dari hotel yang ada di Jalan Erlangga, Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.

Informasi yang dihimpun, polisi menangkap BS, warga Kelurahan Ngampel, Kota Kediri bersama perempuan RA, warga Mojoroto, Kota Kediri.

Tersandung Kasus Prostitusi Online, Vanessa Angel Disebut Tak Pernah Dijenguk Ayahnya Selama Ditahan

Selanjutnya, dari keterangam BS dan RA, polisi mengamankan NI (39) warga Pagu, Kabupaten Kediri.

Dari penggerebekan itu, polisi mengamankan barang bukti berupa dua unit ponsel, sebuah selimut, sebuah sarung bantal, selembar kuitansi pembayaran hotel, satu lembar registrasi hotel, dan uang tunai Rp 600.000.

Pengungkapan prostitusi online itu, bermula dari informasi yang diterima petugas Polres Kediri adanya praktik tindak pidana prostitusi online di hotel Jalan Erlangga, Minggu (12/5/2019), 

Selanjutnya, anggota Unit PPA Satreskrim Polres Kediri melakukan pemeriksaan terhadap kamar-kamar hotel.

Tiga Kali Mangkir Sidang Kasus Prostitusi Online, Pengguna Jasa Vanessa Angel Diajukan Jadi DPO

Polisi kemudian menemukan kamar nomor 306 yang ditempati pasangan bukan suami istri yang sedang berkencan.

Dari keterangan pelaku, RA disalurkan oleh muncikari NI melalui pesan WhatsApp.

Paur Humas Polres Kediri, Aipda Endik Wahyu menjelaskan, tersangka mucikari bakal dijerat pasal 2 ayat (1) UU No 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Perdagangan Orang.

Tak hanya itu, Aipda Endik Wahyu menyebut, tersangka dijerat dengan pasal 296 KUHP dan pasal 506 KUHP dengan ancaman hukuman minimal 3 tahun maksimal 15 tahun.(dim)

Pengendara Motor Ditemukan Terkapar di Jalan, Warga Bangkalan Madura Diresahkan Adanya Begal Sadis 

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved