Mutilasi di Pasar Besar Malang

FAKTA TERBARU Mutilasi di Pasar Besar Malang, Sugeng Suka Menulis Hingga Beraksi Pakai Gunting Taman

Pembunuh dan pemutilasi itu bernama Sugeng Angga Santoso, yang dulu pernah tinggal di wilayah Jodipan Wetan gang III RT 04, RW 06, Kota Malang.

Editor: Aqwamit Torik
kolase
Jasad korban dan Sugeng pelaku mutilasi di Pasar Besar Malang 

FAKTA TERBARU Mutilasi di Pasar Besar Malang, Pelaku Suka Menulis Hingga Beraksi Pakai Gunting Taman

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Potongan tubuh korban mutilasi ditemukan di eks Gedung Matahari Department Store di Pasar Besar Malang.

Korban mutilasi tersebut diketahui berjenis kelamin perempuan, yang diperkirakan berusia 34 tahun.

Potongan tubuh korban mutilasi itu pertama kali ditemukan oleh pedagang di Pasar Besar Malang, setelah bau busuk yang menyengat tercium, Selasa (14/5/2019).

Pelaku mutilasi kini sudah ditangkap oleh Polisi.

Viral Pria di Pamekasan Pencipta Robot Pemantau Sistem IT KPU RI, Ternyata Masih Keluarga Mahfud MD

Suka Dengan Adiknya Sendiri, Sugeng Pelaku Mutilasi di Pasar Besar Malang Kemana-mana Nempel Pacaran

Pembunuh dan pemutilasi itu bernama Sugeng Angga Santoso, yang dulu pernah tinggal di wilayah Jodipan Wetan gang III RT 04, RW 06, Kota Malang.

Banyak hal-hal baru yang terungkap dari beberapa fakta yang TribunMadura.com rangkum mengenai kasus mutilasi ini.

Berikut fakta-fakta mengenai kasus mutilasi di Pasar Besar Malang:

Memutilasi karena amanat

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri menjelaskan, korban dan terduga pelaku baru berkenalan sembilan hari lalu sekitar pukul 06.30 WIB di depan Kelenteng En Ang Kiong.

"Jadi pada saat berkenalan, korban ini dalam keadaan sakit kemudian dibawa ke lantai 2 Pasar Besar," kata AKBP Asfuri, Rabu (15/5/2019).

"Kemudian pada pukul 17.00 WIB, terduga pelaku menjumpai korban meninggal," sambung dia.

AKBP Asfuri menambahkan, pemotongan tubuh korban dilakukan lantaran ada amanat yang disampaikan sebelum wanita yang mengaku asal Maluku itu, sebelum meninggal.

Tato yang diukir di telapak kaki korban, juga merupakan pesan dari korban.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved