Pencari Katak Tewas Kesetrum Listrik, Usai Pemilik Sawah Memasang Jebakan Tikus yang Dialiri Listrik

Kawat yang digunakan sebagai aliran listrik diletakkan di atas tanah kurang lebih 2 sentimeter.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/WILLY ABRAHAM
Jasad pencari katak Nur Hadi (67) terbujur kaku usai tersengat listrik jebakan tikus di pematang sawah Dusun Munggusoyi, Desa Munggugebang, Kecamatan Benjeng, Jum'at (17/5/2019) 

Pencari Katak Tewas Kesetrum Listrik, Usai Pemilik Sawah Memasang Jebakan Tikus yang Dialiri Listrik

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK - Seorang pencari katak ditemukan tewas di pematang sawah Dusun Munggusoyi, Desa Munggugebang, Kecamatan Benjeng, Jum'at (17/5/2019).

Jasad korban ditemukan pertama kali oleh pemilik sawah pukul 20.45 WIB.

Diketahui jasad pencari katak tersebut bernama Nur Hadi (67) warga Dusun Karangan RT 06/ RW 02, Desa Karangan Kidul, Kecamatan Benjeng.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, mulanya pemilik sawah Sarkam (58) setelah maghrib tepatnya pukul 17.45 WIB dia menuju sawahnya memasang listrik untuk mengusir tikus menggunakan kawat dan genset.

Mahasiswi ini Lahirkan Bayi di Kamar Mandi Kos, Lalu Bayinya Meregang Nyawa, Uangpun Jadi Pertanda

Selama 10 Tahun, Mahasiswi Pintar PTN di Surabaya ini Dijadikan Budak Seks Ayah Kandungnya Sendiri

25 Tahun Setia Jadi Nasabah Premium, Tabungan Rp 5 M Pria Surabaya ini Malah Raib, Begini Kisahnya

Kawat yang digunakan sebagai aliran listrik diletakkan di atas tanah kurang lebih 2 sentimeter.

Usai memasang jebakan tikus, Sarkam pulang ke rumahnya di Dusun Munggusoyi RT 08/RW02 Desa Munggugebang, untuk makan malam bersama keluarganya.

Pukul. 20.30 WIB, Sarkam kembali lagi ke sawahnya, dia pun kaget melihat di sudut pojok sawahnya terdapat seorang pria tengkurap membawa tempat seperti tas untuk meletakkan katak hasil tangkapannya.

"Tengkurap sambil bawa tempat buat menaruh katak, tanggannya masih mengepal," kata dia.

Kondisi korban terbujur kaku dengan kaki masih menindih kawat listrik jebakan tikus yang dipasangnya kurang dari dua jam yang lalu.

Sarkampun buru-buru mematikan genset miliknya dan langsung pulang kerumahnya memberitahukan kepada putranya Jumadi dan menghubungi kepala Dusun Munggusoyi, Jatmiko (37).

Jatmiko tidak sendiri dia juga bersama Suyanto (52) perangkat desa Munggugebang mendatangi lokasi kejadian.

Mengetahui ada laporan ada penemuan mayat petugas dari polsek Benjeng mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan memeriksa beberapa saksi untuk memastikan penyebab kematian Nur.

Bidan Desa, Sugiyah turut dipanggil untuk melakukan pemeriksaan luar.

Di tubuh korban terdapat luka akibat kesetrum listrik diantaranya robek pada bagian paha kanan sepanjang 15 sentimeter dengan kedalaman tiga sentimeter dan lutut kiri robek sepanjang 10 sentimeter.

Ketua PAN di Madura Tegas Menolak Gerakan People Power: Inkonstitusional dan Merugikan Masyarakat

Cegah Warga Jatim Ikut People Power di Jakarta, Kapolda Luki Intensifkan Sweeping Perketat Keamanan

Setelah Salat Subuh Bareng Istri dan Warga, Terduga Teroris di Gresik Langsung Ditangkap Densus 88

Jasad korban langsung dibawa menuju rumah duka di Dusun Karangan RT 06/RW 02 Desa Karangan Kidul, Kecamatan Benjeng pukul 23.00 WIB.

Kapolsek Benjeng AKP Zamzani SH membenarkan adanya penemuan mayat di pematang sawah akibat tersengat listrik jebakan tikus.

"Keluarga korban enggan dilakukan proses otopsi, mereka menerima atas kejadian tersebut dengan membuat surat pernyataan tidak menuntut pihak lain," ujarnya. (Willy Abraham)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved