Gara-Gara Buku Nikah Berujung KDRT, Istri Laporkan Suami ke Polisi, Sang Anak Sampai Ketakutan

Rumit Dian Susanti mengaku mengalami luka di bagian pelipis sebelah kiri dikarenakan terkena pukulan dari sang suami.

Penulis: Mohammad Sudarsono | Editor: Aqwamit Torik
flickr.com
Ilustrasi 

Gara-Gara Buku Nikah Berujung KDRT, Istri Laporkan Suami ke Polisi, Sang Anak Sampai Ketakutan

TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - Wanita di Tuban ini melaporkan suaminya ke polisi, karena diduga mengalami tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Rumit Dian Susanti (32) warga Desa Pandanagung, Kecamatan Soko Tuban, melaporkan suaminya Eydo Prahmana Putra (33) ke Polisi.

Rumit Dian Susanti mengaku mengalami luka di bagian pelipis sebelah kiri dikarenakan terkena pukulan dari sang suami. Pemicunya adalah gara-gara buku nikah.

"Saya melaporkan kasus ini ke Polres Tuban, karena saya mengalami kekerasan pemukulan," Kata korban didampingi keluarga, Rabu (22/5/2019).

TERUPDATE, Inilah Penyebab Whatsapp (WA) Facebook (FB) Instagram (IG) Hari ini Alami Gangguan/ Error

PNS yang Ikut Aksi 22 Mei People Power di Jakarta Siap-Siap Dipecat, Wali Kota Cimahi Beri Imbauan

Gelar Aksi 22 Mei, Siang ini Ratusan Massa Ratu Adil Akan Geruduk Kantor KPU Surabaya

Dia menjelaskan, selain permasalahan buku nikah juga diduga ada orang ketiga dalam rumah tangga mereka.

Persoalan itu bermula saat tinggal di Papua Manokwari, sejak 2014 silam. Disitu diduga ada orang ketiga yang membuat hubungan keluarga retak.

Sang istri tak tahan dan memilih kembali ke kampung halaman seorang diri pada tahun 2015, bersama keluarga dan anaknya.

"Saya pulang ke kampung bersama keluarga, sedangkan suami masih di Papua," Ungkap ibu rumah tangga yang memiliki satu anak perempuan tersebut.

Rumit menambahkan, Eydo yang merupakan seorang PNS dimutasi tugas sebagai Air Traffic Controler (ATC) di Bandara Ngurah Rai Bali.

Di pulau dewata Eydo diduga tinggal bersama istri siri yang juga dikaruniai satu anak.

Sejak itu sudah jarang komunikasi, jika pun pulang ke Tuban sang suami hanya menjenguk orang tuanya yang tinggal di Karang Indah Tuban.

Terlapor sempat datang ke rumah istrinya, Sabtu (17/5/2019) siang, untuk menjenguk anak dan minta buku nikah.

Disitu, terlapor sempat bermain bersama anaknya hingga malam hari, sekitar pukul 19.00 WIB.

Ada Unjuk Rasa di Gedung KPU dan Bawaslu RI, Anies Baswedan Minta Warga Jakarta Tidak Menonton

Cerita Warga saat Aksi Kerusuhan, Pintu Rumah Digedor hingga Mobil Dilempar Bom Molotov Massa

Aksi 22 Mei People Power, Polisi Tambah Personel Keamanan Siaga di Kantor KPU dan Bawaslu Sampang

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved