Berita Pendidikan

Karena Rekening, Universitas Muhammadiyah Surabaya Anulir 14 Peserta Tes Masuk Fakultas Kedokteran

Karena Rekening, Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS) Anulir 14 Peserta Tes Masuk Fakultas Kedokteran.

Karena Rekening, Universitas Muhammadiyah Surabaya Anulir 14 Peserta Tes Masuk Fakultas Kedokteran
TRIBUNMADURA/SULVI SOFIANA
Pengguna jasa joki (duduk dari kiri) dan empat joki tes masuk Fakultas Kedokteran yang diamankan panitia tes masuk Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS), Selasa (21/5/2019). 

Karena Rekening, Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS) Anulir 14 Peserta Tes Masuk Fakultas Kedokteran 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS) mengambil langkah tegas setelah ditemukan empat joki tes masuk Fakultas Kedokteran.

Yaitu, dengan menganulir 14 nama peserta Computer Based Test (CBT) yang terindikasi melakukan kecurangan dengan memakai joki tes masuk Fakultas Kedokteran.

Humas Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS) Radius Setiyawan mengungkapkan, sebanyak empat belas peserta tes ini dicurigai sejak awal pendaftaran tes.

Pasalnya pembayaran biaya tes untuk 14 peserta tes ini menggunakan satu nama rekening yang sama.

Jasa Joki Masuk FK UMS Capai Rp 125 juta, Mahasiswa ITB & UGM yang Jadi Joki Hanya Dibayar Rp 5 Juta

WhatsApp, Facebook, Instagram dan Twitter Mengalami Error, Ternyata ini Penjelasan Menteri Kominfo

Protes Penembakan di Jakarta, Warga di Pamekasan Bawa Sajam dan Bambu Runcing Bentrok dengan Polisi

"Kecurigaan kami di awal, kok ada satu rekening mentransfer biaya pendaftaran kurang lebih 14 nama calon mahasiswa. Tempat transfer dan nama rekeningnya sama, kalau daftar kan harus menunjukkan bukti pembayaran transfer," ujarnya, ketika dikonfirmasi Surya.co.id (Grup Tribunmadura.com), Rabu (22/5/2019).

Kecurigaan itu akhirnya terbukti saat empat joki tes masuk Fakultas Kedokteran dan satu pengguna jasa joko tes menggunakan rekening yang sama untuk membayar biaya pendaftaran tes masuk gelombang dua Fakultas Kedokteran di Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS).

"Akhirnya kami putuskan nama-nama peserta tes dengan pembayaran rekening uang sama itu tidak kami loloskan ke tahap tes wawancara dan tes kesehatan. Bukan berarti semua yang gagal karena terindikasi curang, hanya 14 nama ini," tegas Radius Setiyawan.

Provokator yang Bikin Rusuh Jakarta Dibayar Rp 6 Juta, Wiranto Mengaku Sudah Tahu Siapa Dalangnya

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rajiuun, Kabar Duka Dari AA Gym: Istri Ustaz Arifin Ilham Mendapat Cobaan

KPU Umumkan Hal yang Bikin Banyak Orang Terkecoh, Seusai Tetapkan Jokowi Menang Pilpres Atas Prabowo

Sementara itu, peristiwa ditemukannya kecurangan dalam tes masuk Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS) hingga saat ini masih dalam proses.

Menurut Radius Setiyawan, empat joki yang pada saat tes diamankan yaitu Bayu Aji (22),Riduan (18), Inam (19), dan Mistakul Munif (17) serta pemakai jasa joki, EN (18) hingga saat ini berstatus saksi dan wajib lapor ke Polsek Mulyorsari.

"Kemarin sifatnya kami koordinasi dengan polsek kami belum.mengajukan laporan resmi, pihak polisi ke kampus karena mendengar praktek calo. Praktek calo ini yang masih di urut," tegas Radius Setiyawan.

Innalillahi wa Innailaihi Rajiun, Manusia Tertua Asal Blitar yang Berusia 194 Tahun Meninggal Dunia

TERUPDATE, Inilah Penyebab Whatsapp (WA) Facebook (FB) Instagram (IG) Hari ini Alami Gangguan/ Error

Sasar Motor di Alfamart Indomaret, 40 Motor Konsumen Digondol Komplotan Begal Antarkota di Jatim ini

Selama 10 Tahun, Mahasiswi Pintar PTN di Surabaya ini Dijadikan Budak Seks Ayah Kandungnya Sendiri

Halaman
1234
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved