Breaking News:

Polsek Tambelangan Dibakar

BREAKING NEWS - Polsek Tambelangan Sampang Madura Dibakar Ratusan Massa Hingga Rata Dengan Tanah

BREAKING NEWS - Polsek Tambelangan Sampang Madura Dibakar Ratusan Massa Hingga Rata Dengan Tanah

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Mujib Anwar
ISTIMEWA
ilustrasi - BREAKING NEWS - Polsek Tambelangan Sampang Madura Dibakar Ratusan Massa Hingga Rata Dengan Tanah. 

BREAKING NEWS - Polsek Tambelangan Sampang Madura Dibakar Ratusan Massa Hingga Rata Dengan Tanah

Laporan wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Markas Polsek Tambelangan (Mapolsek Tambelangan) Kabupaten Sampang Madura dibakar oleh ratusan massa, Rabu (22/5/2019) malam.

Pembakaran Mapolsek Tambelangan Sampang Madura dilakukan alias Polsek Tambelangan dibakar, bersamaan dengan aksi people power 22 Mei yang berlangsung di Jakarta.

Informasi yang berhasil di himpun oleh TribunMadura.com, Mapolsek Tambelangan terbakar karena ulah massa dari masyarakat setempat.

200 Orang Datangi Polsek Tambelangan Sampang Lalu Membakarnya, Polda Jatim: Ini Bukan Negara Barbar

Kawal Aksi People Power di Jakarta, Malam ini Ratusan Massa Geruduk KPU Sampang Bawa Pentungan Besi

Beri Warning KAPOLRI JENDERAL POL TITO KARNAVIAN, Ratusan Warga di Madura Geruduk Polres Pamekasan

Massa yang diperkirakan mencapai ratusan orang membakar Mapolsek Tambelangan (Polsek Tambelangan dibakar) sekitar 22.00 WIB.

Saat di temui Tribunmadura.com, salah satu warga setempat, Visi membenarkan jika Polsek Tambelangan Sampang Madura terbakar karena ulah massa dari masyarakat sekitar.

"Massa yang membakar dari Desa Birem Kecamatan Tambelangan, Mas," ujarnya.

Protes Penembakan di Jakarta, Warga di Pamekasan Bawa Sajam dan Bambu Runcing Bentrok dengan Polisi

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rajiuun, Kabar Duka Dari AA Gym: Istri Ustaz Arifin Ilham Mendapat Cobaan

Tiga Mobil dan 8 Motor di Polsek Tambelangan Sampang Ikut Dibakar dan Tinggal Kerangkanya Saja

Kumudian ia menjelaskan, bahwa massa yang membakar diperkirakan berjumlah sekitar 400 orang.

"Banyaknya massa yang membakar membuat api cepat membesar, sehingga bangunan rata dengan tanah," jelasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved