Polsek Tambelangan Dibakar

Polisi Temukan Alat Komunikasi Khusus dan Bom Molotov di Rumah Pelaku Polsek Tambelangan Dibakar

Penyidik Polda Jatim melakukan penggeledahan ke rumah tersangka insiden Kantor Polsek Tambelangan dibakar

Polisi Temukan Alat Komunikasi Khusus dan Bom Molotov di Rumah Pelaku Polsek Tambelangan Dibakar
TRIBUNMADURA.COM/LUHUR PAMBUDI
Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan di Ruang Patuh Gedung Tribrata Polda Jatim, Selasa (21/5/2019). 

Penyidik Polda Jatim melakukan penggeledahan ke rumah tersangka insiden Kantor Polsek Tambelangan dibakar

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan mengaku, sejumlah penyidik Polda Jatim melakukan penggeledahan ke rumah tersangka Abdul Kodir Al Hadad (AKA).

Abdul Kodir Al Hadad merupakan aktor insiden Kantor Polsek Tambelangan dibakar, Sampang Madura, beberapa waktu lalu.

Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan, penyidik Polda Jatim sempat tak menyangka menemukan alat komunikasi jenis handy talky (HT) di rumah tersangka.

Jadwal Libur Lebaran dan Cuti Bersama Idul Fitri, Akhir Bulan Sudah Bisa Mudik ke Kampung Halaman

Tidak hanya satu, HT yang ditemukan di rumah tersangka  insiden Kantor Polsek Tambelangan dibakar berjumlah enam unit.

Menurut Irjen Pol Luki Hermawan, HT jenis tersebut lazim digunakan oleh satuan TNI dan Polri saat bertugas.

"Mereka ini sebenarnya standar yang digunakan oleh TNI Polri," kata Irjen Pol Luki Hermawan, Senin (27/5/2019).

Irjen Pol Luki Hermawan meyakini, ada alat repeater di sekitar lokasi tersebut jika memang ditemukan banyak HT.

"Kami sudah cek dan memang ada repeater," lanjutnya.

Pelaku Polsek Tambelangan Dibakar Bagi Tugas saat Beraksi, Ada Penyuplai Bom hingga Hadang Mobil PMK

Ia mengaku, pihaknya akan terus mendalami temuan alat komunikasi tersebut.

Tidak menutup kemungkinan, kata dia, Abdul Kodir akan dikenai pasal penyalahgunaan alat komunikasi.

"Karena ada aturan mainnya dalam penggunaan alat pemuas ini kami akan kembangkan," jelasnya.

Selain ditemukan HT, polisi juga menyita tiga celurit, sebilah pisau, 38 bom molotov siap ledak, dan beberapa batu putih yang digunakan untuk melempari Polsek Tambelangan.

"Juga ada barang bukti berupa celurit, jadi pada malam hari itu mereka sudah menyiapkan," katanya.

"Barang bukti ada 38 molotov siap diguankan, ini sisa-sisa yang belum dilempar," tandasnya.

5 Tersangka Insiden Kantor Polsek Tambelangan Dibakar Ternyata Anggota Ormas, Begini Kata Polisi

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved