Berita Surabaya

Operasi Pekat Semeru 2019, Kapolrestabes Surabaya Minta Warga Tak Beri Ruang Aksi Kejahatan Jalanan

Kasus kejahatan jalanan 3C menjadi perhatian Polrestabes Surabaya selama Operasi Pekat Semeru 2019.

Operasi Pekat Semeru 2019, Kapolrestabes Surabaya Minta Warga Tak Beri Ruang Aksi Kejahatan Jalanan
Instagram/humaspolrestabessurabaya
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho 

Kasus kejahatan jalanan 3C menjadi perhatian Polrestabes Surabaya selama Operasi Pekat Semeru 2019

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho menuturkan, kasus kejahatan jalanan 3C (curat, curas, dan curanmor) di wilayah Surabaya menjadi perhatian selama Operasi Pekat Semeru 2019.

Kombes Pol Sandi Nugroho menyebut, aksi penjambretan sebagai kasus yang menonjol yang ditangani oleh Polrestabes Surabaya.

"Kasus menonjol kejahatan jalanan, adanya jambret maupun pencurian sepeda motor," kata Kombes Pol Sandi Nugroho, Selasa (28/5/2019).

Polres Malang Musnahkan Ratusan Botol Minuman Keras Berbagai Jenis Hasil Operasi Pekat Semeru 2019

Menurut, Kombes Pol Sandi Nugroho pelaku kasus kejahatan jalanan tidak terpisahkan dengan kasus-kasus lain yang terjadi di Surabaya.

Kombes Pol Sandi Nugroho mengatakan, pelaku kerap kali juga terlibat kasus narkoba maupun minuman keras.

"Biasa pelaku yang beraksi setelah ketangkap dicek urine positif narkoba," ucap Kombes Pol Sandi Nugroho.

"Jadi ini kejahatan jalanan yang tidak terpisahkan," tambah dia.

Kombes Pol Sandi Nugroho menegaskan, tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan beraksi di wilayah Surabaya.

"Jangan kasih ampun, jangan kasih ruang pelaku kejahatan," tegas Kombes Pol Sandi Nugroho.

"Tindak tegas pelakunya beri efek jera supaya terbebas dan terhindar dari kejahatan jalanan dan bahaya narkoba," tambah dia.

Polres Blitar Kota Ungkap 205 Kasus Selama Operasi Pekat 2019, Kasus Premanisme Dominasi Daftarnya

Dia mengaku, memerintahkan seluruh anggota reserse untuk tidak ragu menindak tegas para pelaku yang menganggu keamanan Surabaya.

Jika memang ada ancaman serius pada keselamatan petugas dan masyarakat, maka menembak pelaku kejahatan itu dinilai sebagai tindakan tegas terukur.

Meski Operasi Pekat Semeru 2019 telah berakhir, Kombes Pol Sandi Nugroho memerintahkan reserse Polrestabes Surabaya terus menekan angka kejahatan di Surabaya.

"Meski operasi pekat semeru sudah selesai tapi giat kepolisian masih terus ditingkatkan," ucap Kombes Pol Sandi Nugroho.

"Sehingga ke depan Surabaya, semakin aman, maju, masyarakat berkembang dan membawa kemanfaatan," pungkas dia.

Polres Jember Musnahkan Ribuan Minuman Keras Berbagai Merek Hasil Operasi Pekat Semeru 2019

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved