Berita Surabaya

Cabuli Balita di Warung, Kakek ini Terancam Habisi Masa Tua dalam Sel Tahanan Polrestabes Surabaya

Seorang kakek terancam menikmati hari tuanya di sel tahanan Polrestabes Surabaya setelah mencabuli anak berusia 5 tahun.

Cabuli Balita di Warung, Kakek ini Terancam Habisi Masa Tua dalam Sel Tahanan Polrestabes Surabaya
shutterstock
Ilustrasi 

Seorang kakek terancam menikmati hari tuanya di sel tahanan Polrestabes Surabaya setelah mencabuli anak berusia 5 tahun

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Kakek bernama MM (65), warga Jalan Bronggahan Sawah, Pacar Kembang, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya, harus berurusan dengan polisi.

MM digelandang anggota Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polrestabes Surabaya setelah nekat meraba bagian sensitif balita berusia lima tahun, Bunga, nama samaran.

Tersangka nekat mencabuli Bunga pada Jumat (24/5/2019) pukul 22.00 WIB.

Tiga Hari Tak Pulang ke Rumah, 2 Gadis di Bawah Umur Jadi Korban Pencabulan setelah Dicekoki Miras

Saat itu, Bunga hendak mengembalikan sebuah mangkuk bakso ke tukang bakso, yang mangkal di dekat warung.

Setelah memberikan mangkuk kepada penjual bakso, Bunga masuk ke dalam warung dan duduk di kursi panjang, bersebelahan dengan MM.

Mendadak, tangan kiri MM perlahan-lahan meraba bagian sensitif Bunga.

Tak lama kemudian, orang tua Bunga memergoki MM yang tengah mencabuli anaknya.

Dukun Cabul Tak hanya Perkosa Gadis Muda hingga Hamil, Pelaku Juga Cabuli 3 Siswa SMP Lainnya

Kanit PPA Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni mengatakan, tersangka nekat melakukan aksi bejat itu lantaran tak tahan melihat tubuh korban.

"Mungkin kelainan dia, kami masih dalami, korbannya padahal masih lima tahun," kata AKP Ruth Yeni pada TribunMadura.com, Rabu (29/5/2019).

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka bakal dikenai Pasal 82 UU No 23/2002 Tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman paling lama 15 tahun kurungan penjara.

Gadis 17 Tahun Diperkosa Tetangga 5 Kali hingga Lahirkan Anak, Termakan Bujuk Rayu Dinikahi Pelaku

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved