Madura United

Jadi Kemenangan Pertama di Kandang Usai Libas Borneo FC, Pelatih Sebut Madura United Tampil Tenang

Bisa taklukkan Borneo, disampaikan pelatih Madura, Dejan Antonic, hasil ini tidak lepas dari kerja keras pemain sepanjang laga.

Jadi Kemenangan Pertama di Kandang Usai Libas Borneo FC, Pelatih Sebut Madura United Tampil Tenang
TRIBUNMADURA.COM/KHAIRUL AMIN
Pelatih Madura United, Dejan Antonic (kanan) saat jumpa pers di SGMRP, Selasa (28/5/2019) 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Madura United berhasil tumbangkan tamunya, Borneo FC dengan skor 3-0, laga pekan ketiga Liga 1 2019 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Selasa (28/5/2019) malam.

Tiga gol tim berjuluk Laskar Sape Karrab tersebut diciptakan oleh Aleksandar Rakic menit 26, Greg Nwokolo menit 31, dan Alberto Goncalves (P) menit 54.

Bisa taklukkan Borneo, disampaikan pelatih Madura, Dejan Antonic, hasil ini tidak lepas dari kerja keras pemain sepanjang laga.

Meskipun disampaikan Dejan, sebelum laga ada beban tersendiri bagi pemain karena laga ini merupakan laga kandang pertama.

Izin Terbang Pilot Vincent Raditya Dicabut Kemenhub RI, Begini Penjelasan Sang Kapten

Hendak Buka Puasa Bersama, Ibu dan Dua Anak ini Alami Kecelakaan Maut dengan Gerobak Modifan (Edet)

Dua Rekening Bank Milik La Nyalla Mattalitti yang Diblokir Akan Dibuka Oleh Jaksa Eksekutor

“Selamat untuk pemain saya, karena semua bisa kerja keras, kami bisa menang sekali lagi, sedikit berat buat kami, karena ini game pertama di depan penonton sendiri, mungkin ada sedikit beban, tapi anak-anak main bagus sekali, kontrol pertandingan,” terang Dejan usai laga.

Diluar itu, disampaikan pelatih asal Serbia tersebut, Greg Nwokolo dkk bermain sangat tenang pada laga ini sehingga dengan mudah mengantisipasi serangan Borneo FC.

“Hari ini bisa kalian lihat, satu tim yang dominasi, tidak terlalu panik. Dua gol pertama merupakan proses yang sudah kami bikin kemarin saat kami belajar,” tambahnya.

Diluar hasil, Dejan akui juga sejatinya sangat berat jalani laga ini, sebagai mantan tim, tak terkecuali M Ridho yang sebelum perkuat Madura menjadi bagian dari Borneo FC.

“Mungkin sedikit berat buat saya, karena main tim yang pernah bersama-sama saya, semua mereka anak-anak yang baik. Senang lihat Borneo dan teman kami,” ucap pelatih 50 tahun tersebut.

Meski terus catatkan tiga kemenangan awal, Dejan minta skuatnya tidak puas diri dengan melupakan laga sebelumnya, fokus menatap laga selanjutnya. Dimana, Madura akan jamu PSS Sleman di SGMRP, Jumat (14/6/2019).

“Kami harus lupakan yang ini dan fokus yang lain. Karena saya bilang ke anak-anak, semua pertandingan pasti berat, tapi kami bisa buat lebih ringan, kalau kami tetap kerja keras,” pungkasnya.

Sementara itu, pelatih Borneo FC, Mario Gomez sebut kekalahn timnya di laga ini adalah karena Madura bias manfaatkan kesalahan timnya.

“Kesalahan kami bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Madura,” terang Gomez.

Hasil ini menjadi kekalahan perdana bagi Borneo setelah di dua laga sebelumnya berhasil meraih kemenangan dan imbang. (Khairul Amin)

Operasi Pekat Semeru 2019, Polres Bojonegoro Ringkus 236 Tersangka, Kasus Premanisme Tertinggi

Fadli Zon Tanggapi Curhat SBY Paska AHY Bertemu Presiden Jokowi: Enggak Usah Baper

Puncak Kepadatan Penumpang Arus Mudik Lebaran di Bandara Juanda Terjadi pada 31 Mei Mendatang

Penulis: Khoirul Amin
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved