Berita Surabaya

Laporan Pelanggaran THR Versi YLBHI-LBH, Surabaya Tempati Urutan Pertama Kasus di Jawa Timur

Kota Surabaya menjadi daerah nomor satu dengan pelanggaran pencairan THR 2019 terbanyak di Jawa Timur.

Laporan Pelanggaran THR Versi YLBHI-LBH, Surabaya Tempati Urutan Pertama Kasus di Jawa Timur
GrafisTribunlampung/Dodi
ilustrasi THR 

Kota Surabaya menjadi daerah nomor satu dengan pelanggaran pencairan THR 2019 terbanyak di Jawa Timur

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - YLBHI-LBH Surabaya mengungkap, Kota Surabaya menjadi daerah nomor satu dengan pelanggaran pencairan THR 2019 terbanyak di Jawa Timur.

Berdasarkan data yang diperoleh dari YLBHI-LBH Surabaya, dari total delapan Perusahaan di Jawa Timur yang melakukan pelanggaran pencairan THR 2019, empat di antaranya terdapat di Kota Surabaya.

"Surabaya paling banyak," ujar Koordinator Posko THR 2019, Habibus Shalihin, saat konferensi pers di Kantor YLBHI-LBH Surabaya, Jumat (31/5/2019).

Gelar Solidaritas Korban Aksi 22 Mei, Massa Gerakan Umat Islam Pamekasan Buka Penggalangan Dana

Habibus Shalihin mengatakan, hal itu bukanlah sesuatu yang baru.

Menurut dia, berdasarkan temuan pada tahun 2018, Kota Surabaya juga menempati urutan teratas pelanggaran pencairan THR dari perusahaan kepada karyawan.

"Meskipun tahun ini jumlahnya turun, Kota Surabaya tetap terbanyak. Sama seperti tahun kemarin," tambahnya.

Penjual Bubuk Mercon di Blitar Ditangkap, Pelaku Bantah Kepunyaannya Meski Tahu Detail Harga Petasan

Seperti diketahui, YLBHI-LBH Surabaya bersama DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Jatim dan Konfederasi Rakyat Pekerja Indonesia membentuk Posko THR 2019, sejak Kamis (9/5/2019).

Hasilnya, terdapat 715 karyawan yang hak THRnya dilanggar oleh delapan perusahaan.

Delapan perusahaan itu tersebar di lima kabupaten/kota di Jawa Timur, seperti Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Gresik, dan Jember. (Yusron Naufal Putra)

Jumlah Orang dengan Gangguan Jiwa Meningkat, Pemkot Surabaya Klaim Ada yang Kirim dari Daerah Lain

Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved