Pemilu 2019

Kiai Sepuh Siap Pertemukan Jokowi-Prabowo, BPP Prabowo-Sandi Jatim: Setelah Kami Mencari Keadilan

BPP Prabowo-Sandi di Jawa Timur menyambut baik rencana para kiai sepuh yang akan memfasilitasi pertemuan Joko Widodo dengan Prabowo Subianto.

Kiai Sepuh Siap Pertemukan Jokowi-Prabowo, BPP Prabowo-Sandi Jatim: Setelah Kami Mencari Keadilan
Kolase TribunMadura.com (Sumber: Kompas.com dan KompasTV)
Jokowi dan Prabowo menanggapi aksi 22 Mei di Jakarta 

BPP Prabowo-Sandi di Jawa Timur menyambut baik rencana para kiai sepuh yang akan memfasilitasi pertemuan Joko Widodo dengan Prabowo Subianto

TRIBUNMADURA.COM - SURABAYA - Badan Pemenangan Provinsi (BPP) Prabowo-Sandi di Jawa Timur menyambut baik rencana para kiai sepuh yang akan memfasilitasi pertemuan Capres nomor urut 01, Joko Widodo dengan Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto.

Namun, BPP Prabowo-Sandi mengingatkan, pihaknya masih menuntut keadilan melalui jalur Mahkamah Konstitusi.

"Pertama, memang sudah benar bahwa rencana para kiai untuk mempertemukan kedua belah pihak yang bisa dibilang, sedang bersengketa," kata Ketua Harian BPP Prabowo-Sandi di Jatim, Anwar Sadad kepada Surya.co.id (Grup TribunMadura.com), Minggu (2/6/2019).

Kiai Sepuh Siap Pertemukan Jokowi-Prabowo di Jawa Timur, PKB Usulkan Pertemuan Digelar di Pamekasan

Rencana para ulama tersebut, dimaksudkan agar menjadi solusi kebaikan untuk umat di Indonesia.

"Tentu, ini sudah merupakan tanggung jawab sebagai panutan umat," kata Anwar Sadad.

Namun, Anwar Sadad mengingatkan, upaya islah selaiknya juga mempertimbangkan proses peradilan yang kini masih berjalan.

Menurut Anwar Sadad, pertemuan sebaiknya tidak dilakukan di saat upaya pihaknya menuntut keadilan di Mahkamah Konstitusi.

"Islah itu bisa dilakukan setelah posisi secara legal konstitusi sama-sama dalam posisi yang setara. Sedangkan posisi saat ini, kami sedang mencari keadilan," ucap Anwar Sadad.

"Sebab, kami merasa berada di ketidakadilan dalam proses politik yang seharusnya dilakukan dengan jujur dan adil. Oleh karena itu, kami menempuh jalan konstitusi," sambung dia.

GP Ansor Siagakan 5000 Kader di Setiap Tingkatan Jelang Putusan Mahkamah Konstitusi Pemilu 2019

Sekretaris DPD Gerindra Jatim ini menegaskan, upaya ini sudah sewajarnya ditempuh demi mencari kebenaran.

"Para kiai pasti tahu bahwa kebenaran itu harus diberikan kepada pemiliknya. Jangan sampai islah justru mengabulkan ketidakadilan," ujar dia.

Apalagi, menurutnya pihaknya merasa tetap damai dengan para pendukung Jokowi.

"Islah itu kan bukan mendamaikan, namun memperbaiki. Memperbaiki hubungan yang sempat renggang. Kami mendukung dan tidak masalah," ungkap dia.

"Sedangkan kami sebagai warga, tetap membangun silaturrahmi dengan dengan pendukung 01. Sehingga, sekali lagi, kebenaran harus ditampakkan, tak bisa dinegosiasikan," pungkas Anggota Fraksi Gerindra di DPRD Jatim ini.

Sambut Hari Raya Idul Fitri, Bandara Juanda Hadirkan Permainan Menarik hingga Pertunjukan Akustik

Penulis: Bobby Koloway
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved