Berita Sumenep

Dermaga Pelabuhan Kalianget Sumenep Dibiarkan Rusak, Belum ada Tanda-Tanda Diperbaiki

Pantauan TribunMadura.com, dermaga di pelabuhan Kalianget itu sudah terputus, dan tempat untuk jalan orang itu miring dikhawatirkan ambruk

Dermaga Pelabuhan Kalianget Sumenep Dibiarkan Rusak, Belum ada Tanda-Tanda Diperbaiki
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Dermaga pelabuhan kalaianget, Kabupaten Sumenep putus, Minggu (9/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Dermaga di pelabuhan Kalianget, Kabupaten Sumenep sudah sekitar dua tahun lebih dibiarkan rusak berat.

Hingga sampai saat ini dermaga tempat bersandarnya kapal dan jalan penumpang itu belum ada tanda - tanda untuk diperbaiki.

Pantauan TribunMadura.com, dermaga di pelabuhan Kalianget itu sudah terputus, dan tempat untuk jalan orang itu miring sehingga dikhawatirkan akan ambruk dalam waktu dekat, Minggu (9/6/2019) sekitar pukul 16.30 WIB.

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep, Sustono menyampaikan bahwa perbaikan dermaga pelabuhan itu sudah lama disampaikan, namun sampai saat ini hasilnya masih tidak jelas kapan akan segera diperbaiki.

Innalillahi Wa Innailaihi Rajiun, Ayah Dewi Perssik Wafat setelah Menderita Penyakit Komplikasi

Portugal Juarai UEFA Nations League Usai Tundukkan Belanda, Kapten Cristiano Ronaldo Angkat Trofi

Chanyeol dan Sehun Debut Sub-unit EXO Baru, SM Entertainment Beber Jadwal Perilisan Album Pertamanya

"Kita sampaikan ke Kementrian Perhubungan RI dalam hal ini Dirjen perhubungan darat, karena ini masuk dirjen perhubungan darat. Saat ini yang lagi proses rencana induk pelabuhan selesai mudah - mudahan selesai dari sini," kata Sustono.

Menurutnya, salah satu supaya bisa diperbaiki itu rencana induk pelabuhan harus selesai terlebih dulu.

"Ini salah satu persyaratan administrasi, maka itu akan memudahkan pemeritah provinsi akan turun," katanya.

Ditanya informasinya dikelola Pemkab Sumenep pelabuhan yang rusak? pihaknya mengakui kalau secara ril belum terima aset

"Ini sudah masuk proses tahun kedua," ngakunya.

"Kalau uang retribusi iya itu kan hanya uang masuk tiket aja tidak ada uang pemeliharaan sekian milar rupiah," paparnya.

Sementara Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat berkunjung ke kota sumenep beberapa hari yang lalubmenyampaikan bahwa pihaknya masih akan mendiskusikan lebih lanjut.

"Jadi untuk kapal pemecah ombak biasanya kebutuhan bersandarnya butuh kedalaman tertentu, kami sudah tanya eksersais untuk bisa menyiapkan, katakan di Kalianget, kalianget akan ke kangean dan kangeannya bagaimana bisa memberikan layanan yang kapal punya alat pemecah ombak itu bisa bersandar. Dan kami nanti akan diskusikan bagaiaman suppot APBN, APBD Provinsi dan suppot ABPD tingkat II," paparnya.

Tradisi Mahfud MD saat Lebaran Tiba, Datang Berziarah ke Makam Ayah dan Kakeknya di Pamekasan Madura

Mahfud MD Mengaku Terkesan Situasi Politik di Madura Meski Sempat Jadi Berita Politik Panas Nasional

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved